BMKG: Jangan Berteduh di Bawah Pohon Saat Hujan. Ini Bahayanya

Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang mengimbau masyarakat tidak berteduh di bawah pohon saat hujan lebat melanda.

BMKG: Jangan Berteduh di Bawah Pohon Saat Hujan. Ini Bahayanya
tribunnews batam/ian pertanian
Warga sedang berteduh di halte Bus Trans Batam saat hujan lebat 

Laporan Aminuddin

BATAM.TRIBUNNEWS, BINTAN - Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang mengimbau masyarakat tidak berteduh di bawah pohon saat hujan lebat melanda.

Intensitas hujan yang lebat, belakangan ini, selalu disertai petir dan angin kuat.

"Kami sangat tekankan untuk terus waspada beberapa hari ke depan. Harap menghindari berteduh di bawah pohon yang besar," ujar Kepala BMKG Tanjungpinang melalui Prakirawan Bhakti Wira Kusuma kepada Tribun, Rabu (26/4/2017).

Alasannya, pohon bukanlah tempat yang aman saat berteduh karena rawan disambar petir.

Pohon itu, dalam kondisi basah, merupakan pengantar arus listrik.

Sehingga, ketika puncak pohon disambar petir, maka petir itu berpotensi menjalar cepat hingga ke akar.

BMKG memperkirakan, hingga tiga hari kedepan, kondisi cuaca Tanjungpinang dan Bintan masih akan terus berawan, begitu juga wilayah Kepri lainnya.

Dalam kondisi demikian, hujan berpeluang besar turun disertai dengan petir.

Bhakti menjelaskan, jika merujuk pantauan mereka, hujan disertai petir yang melanda Kepulauan Bintan sampai 3 hari ked epan disebabkan adanya daerah siklonik di timur Bintan.

Angin yang bertiup lemah memperlambat pergerakan dan pengumpulan massa udara di wilayah kepulauan Bintan, khususnya Tanjungpinang.

"Dalam kondisi demikian, terbentuk awan awan konvektif penghasil hujan cukup kuat. Suhu permukaan laut disekitar kepri yang cukup hangat serta tingkat kelembapan yang cukup tinggi menunjang cuaca umumnya berawan disertai petir,"papar Bhakti.

BMKG mengingatkan, masyarakat perlu mencermati keberadaan awan cumulunimbus.

Awan ini berwarna hitam pekat, bergumpal gumpal, tinggi menjulang.

"Awan inilah penyebab hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang,” katanya.

Penulis: Aminudin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved