BPJS Kesehatan Batam Rekrut 15 Kader JKN-KIS untuk Sosialisasi Program BPJS ke Masyarakat
BPJS berharap masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor cabang melainkan cukup melalui Kader JKN-KIS di wilayah masing-masing
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - BPJS Kesehatan Cabang Batam melantik Kader JKN-KIS, Kamis, 27 April 2017 lalu.
Kader JKN-KIS yang dilantik ini adalah sebagai upaya untuk memperluas kepesertaan menuju Universal Health Coverage 2019.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Tavip Hermansyah dalam rilis yang disampaikan kepada Tribun Batam, menyebutkan, dengan adanya Kader JKN-KIS ini, diharapkan sosialisasi dan penyampaian informasi dari BPJS Kesehatan kepada masyarakat dapat dilakukan secara maksimal.
"Kader JKN KIS ini adalah masyarakat setempat yang dipilih berdasarkan proses seleksi. Mereka diharapkan menjadi perpanjangan tangan BPJS Kesehatan di masyarakat untuk mempermudah akses informasi, pendaftaran dan pembayaran," kata Tavip Hermansyah.
BPJS berharap masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor cabang melainkan cukup melalui Kader JKN-KIS di wilayah masing-masing.
Tavip Hermansyah mengatakan, rekrutmen Kader JKN-KIS ini merupakan yang kedua setelah September 2016.
Saat itu BPJS Kesehatan merekrut 7 (tujuh) kader.
Tahun 2017 ini ada 15 (lima belas) orang kader JKN KIS yang tersebar di 8 (delapan) wilayah Kantor Cabang Batam yaitu wilayah Batam Kota, Sekupang, Sagulung, Nongsa, Sei Beduk, Bulang, Lubuk Baja dan Karimun.
"Fungsi utama Kader JKN - KIS adalah sebagai mitra kerja dan perpanjangan tangan dari BPJS Kesehatan yang bekerja secara sukarela dalam rangka mengoptimalkan kegiatan sosialisasi, edukasi, pendaftaran kepesertaan, pengingat dan pengumpul iuran serta pemberi informasi pelayanan," kata Tavip.
Ia mengatakan, kader JKN - KIS juga berperan serta melakukan sosialisasi terkait informasi dan kebijakan terkini BPJS Kesehatan.
Selain itu, Kader JKN - KIS memiliki peran strategis di masyarakat untuk:
1. Pemasaran sosial dengan tujuan untuk mengubah perilaku masyarakat untuk mendaftar menjadi peserta PBPU dan membayar iuran secara rutin. Secara berkala, peserta dan calon peserta PBPU akan diberi edukasi melalui kunjungan oleh Kader JKN-KIS agar tertib dalam melaksanakan kewajiban membayar iuran serta memahami pentingnya memiliki jaminan kesehatan.
2. Pengingat dan pengumpul iuran, baik kepada peserta PBPU yang aktif maupun menunggak. Apabila status Kader JKN-KIS adalah sebagai agen PPOB, maka Kader JKN-KIS dapat menjadi pengumpul iuran (syarat dan ketentuan berlaku), sehingga apabila peserta ingin melakukan pembayaran iuran dapat langsung melalui Kader JKN-KIS tersebut.
3. Pemberian Informasi dan menerima keluhan pelanggan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa serta memastikan program JKN menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.
Bantu warga hinterland
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pelatihan-kader-bpjs-kesehatan_20170509_131013.jpg)