Minggu, 26 April 2026

KEREN. Siswa MTs Ini Ciptakan Listrik dari Pohon Kedondong Pagar. Begini Caranya

Naufal menceritakan awalnya ia mulai mengenal adanya kandungan listrik dari buah-buahan melalui pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolahnya.

WARTAKOTA
Naufal Raziq, bocah 15 tahun penemu listrik dari pohon kedondong, saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (19/5/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Berawal dari tugas sekolah, bocah 15 tahun asal Langsa, Aceh, berhasil menciptakan listrik dari pohon kedondong pagar.

Bocah itu bernama Naufal Raziq, siswa kelas 3 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Langsa, Aceh, yang mengaku sangat kagum dengan Thomas Alva Edison dan BJ Habibie.

Naufal menceritakan awalnya ia mulai mengenal adanya kandungan listrik dari buah-buahan melalui pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolahnya.

Pertama, ia diajarkan mengenai adanya listrik dari kandungan buah-buah asam seperti kentang, jeruk, dan mangga.

Setelah berhasil mencoba pada kentang, ia kemudian berpikir bahwa kalau buahnya asam, maka pohonnya juga pasti mengandung asam. Kemudian Naufal bereksperimen lebih jauh, hingga berhasil menemukan penemuan dari pohon kedondong pagar, yang menghabiskan waktu hingga tiga tahun.

"Jadi Naufal menemukan dondong pagar ini, terpikir oleh buah asam, tentu saja di pohonnya mengandung asam. Naufal menemukan dondong pagar ini bertahap, dari mangga belimbing asam Jawa, sekurangnya tiga tahun," tutur Naufal saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (19/5/2017).

Baca: KPK Perpanjang Penahanan Miryam S Haryani hingga 40 Hari Kedepan

Baca: Beginilah Jika Gubernur Digembleng Ala Militer. Mulai Angkat Senjata hingga Berwajah Loreng

Baca: Bikin Melongo, Tarif Agar Lolos Daftar Bintara Ini Fantastis. Seharga Mobil Mewah

Pohon kedondong pagar, menurut Naufal, memiliki batang yang besar dan mudah tumbuh, sehingga dianggap mampu lebih cepat menyediakan listrik.

"Jadi masing-masing pohon itu ada keunggulannya. Kenapa kedondong pagar? Karena memiliki batang yang besar, mudah tumbuhnya. Jika kita kupaskan kulitnya dia tidak busuk, malah menyembuhkan dirinya, recovery," ungkap Naufal.

Untuk menghasilkan listrik, dibutuhkan pula tembaga dan logam untuk mengubah listrik menjadi asam. Lalu, tembaga dan logam dilapisi tisu dan kain, yang kemudian ditempelkan ke pohon untuk menghantarkan listrik.

"Jadi, dengan kain fungsinya mengubah asam menjadi listrik. Setelah itu dibungkus dengan tisu, dengan kain dilipat jadi satu, dan sudah bisa dipasang ke pohon," papar Naufal.

Dari satu pohon kedondong pagar, dapat menghasilkan empat buah lubang. Tiap lubangnya mengandung tegangan listrik sebesar 1 Volt.

"Untuk penerangan, empat pohon itu satu lampu, delapan pohon untuk dua lampu," terangnya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved