ALAMAK! Kemaluan Pria Ini Terjepit di Kunci Pas Selama 17 Jam

Melihat kondisi pria itu, para dokter segera melakukan pertemuan darurat guna mencari cara melepaskan penderitaan pria itu

Editor: Mairi Nandarson
Shanghaiist
Dua orang dokter gigi di sebuah rumah sakit di kota Linhai, China dengan menggunakan bor mencoba mengancurkan kunci pas yang menjepit penis seorang pria. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Seorang pria datang tergopoh-gopoh ke rumah sakit di kota Linhai, China pada pukul 21.30 pekan lalu.

Dia tak mengalami kecelakaan atau sakit yang membutuhkan penanganan segera.

Pria berusia 37 tahun itu pergi ke rumah sakit setelah penisnya terjepit di sebuah kunci pas.

Saat diperiksa dokter, penis pria itu sudah berwarna ungu setelah 15 jam terjepit.

Demikian dikabarkan situs berita China Youth Network.

Baca: Qatar Kecam Serangan Bom di Iran yang Tewaskan 12 Orang

Baca: Militer Filipina Ungkap Rencana Militan Maute: Lebih Besar dan Lebih Maut

Melihat kondisi pria itu, para dokter segera melakukan pertemuan darurat guna mencari cara melepaskan penderitaan pria itu.

Para dokter memutuskan, untuk melepaskan penis pria itu dari jepitan kunci pas maka aliran darah ke alat vital itu harus dihentikan lewat pembedahan.

Namun, untuk melakukan pembedahan dokter harus mendapatkan izin dari keluarga pria tersebut.

Inilah kunci pas yang menjepit kemaluan seorang pria setelah bisa dipatahkan dengan menggunakan bor dokter gigi.
Inilah kunci pas yang menjepit kemaluan seorang pria setelah bisa dipatahkan dengan menggunakan bor dokter gigi. (Shanghaiist)

Dokter lalu menghubungi orangtua pria itu lewat telepon.
Mereka berjanji akan datang ke rumah sakit untuk meneken surat izin pembedahan, tetapi mereka tak kunjung muncul.

Akhirnya para dokter mengubah rencana dan menghubungi pasukan pemadam kebakaran setempat yang kerap menangani masalah seperti itu.

Namun, setelah mengamati dengan seksama, pasukan pemadam kebakaran juga kebingungan mencari cara melepas kunci pas itu tanpa melukai penis korban.

Tiba-tiba, seorang dokter mengusulkan agar mereka mengubungi dokter gigi.

Alasannya, dokter ini pernah mendengarkan penjelasan soal kasus semacam ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved