Senin, 20 April 2026

Krisis Diplomatik di Qatar

Krisis Diplomatik Qatar, Bikin Negara Muslim Non-Arab Sulit Bersikap. Ini Sebabnya

Malaysia dan Pakistan menghadapi dilema terbesar menyusul kedekatan kedua negara dengan Riyadh dan Doha

Editor: Mairi Nandarson
Doha News
Warga Qatar antre di pasar swalayan setelah memborong berbagai bahan pokok menyusul rencana Arab Saudi menutup perbatasan daratnya dengan negeri itu. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, DOHA - Perseteruan diplomasi di kawasan Teluk berupa pengucilan Qatar oleh sejumlah negara Arab lainnya menempatkan negara-negara muslim non-Arab dalam posisi pelik.

Malaysia dan Pakistan terancam harus memihak.

Sementara Indonesia berusaha bersikap netral antara Arab Saudi dan Iran.

Negara-negara muslim non-Arab, seperti dilaporkan Deutshe Welle, Rabu (7/6/2018), ikut terjebak dalam perseteruan di Teluk Persia antara Arab Saudi dan Qatar.

Baca: Qatar Kecam Serangan Bom di Iran yang Tewaskan 12 Orang

Baca: Qatar Alami Krisis Diplomatik, Turki Berencana Kirim Pasukan ke Doha

Malaysia dan Pakistan menghadapi dilema terbesar menyusul kedekatan kedua negara dengan Riyadh dan Doha.

Februari lalu, Malaysia menerima kedatangan Raja Salman yang menandai kunjungan Kerajaan Arab Saudi pertama sejak lebih dari satu dasawarsa.

Sebulan berselang Kuala Lumpur menandatangani kerja sama pertahanan dengan Qatar.

Seorang sumber di pemerintah Malaysia mengatakan, upaya Kuala Lumpur memperkuat hubungan dengan Qatar, termasuk kunjungan menteri luar negeri bulan lalu, akan menjadi bumerang.

"Kami mengambil risiko terlalu besar dengan mendukung Qatar," ujarnya.

Perseteruan diplomatik antara Qatar dengan lima negara Arab diyakini merupakan manuver tidak langsung untuk mengisolasi Iran dan menempatkan negara muslim non Arab "dalam posisi yang tidak nyaman," kata James Dorsey, pengamat senior di S Rajaratnam School of International Studies, Singapura.

"Saudi melihat Iran sebagai sumber ancaman teror, lebih besar ketimbang Islamic State (ISIS, Red).

Banyak negara Muslim non-Arab yang mungkin tidak sepakat dengan hal itu," tuturnya.

Baca: Diduga Inilah yang Menjadi Pemicu Krisis Diplomatik di Qatar

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved