Cahaya Ramadan

Mengapa Terjadi Penyesalan?

Mengapa terjadi penyesalan dan kekecewaan? Karena tidak semua harapan, keinginan dan cita-cita tercapai.

WIKIPEDIA
Komarudin Hidayat 

Jangan takut salah dan mengakui kesalahan. Jangan pelit minta maaf kepada teman. Orang yang mau minta dan berterima kasih itu menunjukkan kebesaran dan ketulusan jiwanya. Seseorang tak akan jatuh harga dirinya karena minta maaf. Sebaliknya, justru mengundang respek dari orang lain.

Jika diingat-ingat dan dihitung, berapa banyak kita mengalami kekecewaan hidup. Mungkin terjadi saat memilih pasangan hidup, pekerjaan, tempat tinggal, mendidik anak, bisnis, pergaulan sosial, pilihan politik, dan lain sebagainya.

Berbagai ayat kitab suci juga memberikan isyarat dunia itu penuh tipuan dan keluh kesah. Makanya sebagian penduduk bumi lari ke agama untuk mencari pegangan yang menghibur dan menenangkan jiwa.

Tetapi banyak pula yang melihat kehidupan adalah panggung persaingan dan pertempuran. Sikap sadisme dan masochisme telah melekat dalam diri manusia. Sadisme memberikan rasa puas ketika bisa menaklukkan orang lain sampai tak berdaya. Sedangkan masochisme, semakin dirinya terluka kian muncul semangat dan gairah hidup.

Dua-duanya menempatkan panggung kehidupan sebagai ajang gladiator. To kill or to be killed (Membunuh atau terbunuh). Sekejam itukah realitas hidup? Tergantung siapa yang menjawab pertanyaan ini. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved