Kamis, 9 April 2026

Arus Mudik Lebaran

Perantau di Malaysia Banyak Mudik, KSOP Karimun Tambah Dua Armada Ke Selatpanjang

Prediksi kita puncak arus mudik hari ini, di H-3 karena besok sudah libur. Hanya untuk total belum diinput karena baru nanti malam ditotal

Suasana arus mudik di Pelabuhan Karimun, H-3 Idulfitri, Kamis (22/6/2017). 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Jumlah pemudik terus meningkat jelng Hari Raya Idul Fitri di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun.

Berdasarkan data Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), total penumpang yang naik dan turun terbanyak pada H-4 atau Rabu (21/6/2017) yang dihitung sejak H-15.

Pada H-4 total penumpang yang turun di Karimun sebanyak 6.168 orang dan yang naik sebanyak 5.122 orang.

Rinciannya, dari luar negeri yang turun di Karimun sebanyak 2.760 dan yang naik sebanyak 433 orang.

Sementara penumpang domestik yang turun sebanyak 3.408 dan yang naik 4.679 orang.

Kepala KSOP Tanjungbalai Karimun, Letkol Marinir Eko Priyo Handoyo melalui Kasi Lalulintas Laut dan Usaha Kepelabuhanan, M Syafrizal menyebutkan, jumlah di H-4 ini sebenarnya mengalami penurunan dibandingkan tahun 2016.

Penumpang yang turun pada tahun 2016 sebanyak 6.198 dan yang naik sebanyak 5.698 orang

"Untuk penumpang yang tiba menurun sekitar lima persen dan penumpang berangkat sekitar 10 persen," jelas Syafrizal, Kamis (22/6/2017).

Syafrizal memperkirakan puncak arus mudik di Karimun terjadi pada H-3 karena merupakan hari terakhir waktu aktif bekerja.

Prediksi ini sama dengan perkiraan puncak arus mudik secara nasional.

"Prediksi kita puncak arus mudik hari ini, di H-3 karena besok sudah libur. Hanya untuk total belum diinput karena baru nanti malam ditotal," ujarnya.

KSOP Karimun menambah dua kapal tujuan Selatpanjang karena membludaknya pemudik untuk rute tersebut.

Membludaknya penumpang dapat diantisipasi karena penyedia jasa kapal ferry memang telah menyiapkan armada tambahan.

"Total penambahan sampai 500 penumpang ke Selat Panjang. Kebanyakan pemudik dari Malaysia. Untuk tujaun lain, seperti Batam masih aman,” jelasnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved