BREAKINGNEWS: Selain Simpang Jam, Batam Bakal Miliki 4 Jembatan Layang, Ini Lokasinya!

Selain Simpang Jam, Batam Bakal Miliki 4 Jembatan Layang, Ini Lokasinya!

Penulis: Dewi Haryati |
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Ilustrasi. Jembatan layang Simpang Jam yang sudah hampir tersambung, Senin (8/5/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Batam bakal memiliki lima jembatan layang (fly over) kedepannya. Yakni selain di Simpang Jam, rencananya juga di Simpang Indomobil-Baloi, Simpang Kepri Mall, Simpang Kurnia Djaja Alam (KDA) dan Simpang Punggur.

Wali Kota Batam, Rudi mengingatkan hal itu kembali. Dikatakan, pembangunan lima fly over tersebut, sejalan dengan pembangunan jalan tol yang akan dikerjakan di Batam.

"Kalau jalan tol harus bebas hambatan. Maka semua simpang harus fly over," kata Rudi, Jumat (4/8/2017).

Pengerjaan fly over dan jalan tol di Batam itu, lanjut dia, merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Salah satu prioritas ruas jalan yang akan dikembangkan menjadi jalan tol di Batam, yakni ruas jalan dari Batuampar menuju Mukakuning. Jalan tersebut merupakan jalan nasional.

"Sesuai peraturan presiden, jalan dari Batuampar ke Mukakuning akan dikembangkan jadi jalan tol," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mengkaji pembangunan jalan tol Batuampar-Mukakuning-Hang Nadim, Batam sepanjang 25 Km. Nantinya ruas tol tersebut akan ditawarkan sebagai jalan tol prakarsa badan usaha.

Anggota 4/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Lainnya BP Batam, Purba Robert M Sianipar mengatakan, pembangunan jalan tol itu memiliki manfaat dari sisi kecepatan akses dan kemudahan berlalulintas. Meskipun ada pemberlakuan tarif di dalamnya.

"Pembangunan jalan tol itu sesuai dengan Perpres Nomor 3 tahun 2016. Dalam peraturan itu, diminta ada trase-trase pembangunan jalan lintas Sumatera untuk memacu pertumbuhan," kata Robert.

Robert memperkirakan pembangunan jalan tol di Batam akan dimulai pada 2018-2019 mendatang. Adapun trase jalan tol yang digunakan, yakni menggunakan jalan arteri yang sudah ada saat ini, dengan catatan jalan arteri tersebut akan dilebarkan. Sementara untuk mengatasi persimpangan di sepanjang jalan tersebut, pemerintah akan membangun fly over di lima persimpangan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved