Korea Makin Panas! Terbongkar Keberadaan Pasukan Khusus "Pembunuh" Targetkan Kim Jong Un!

Korea Makin Panas! Terbongkar Keberadaan Pasukan Khusus "Pembunuh" Targetkan Kim Jong Un!

Korea Makin Panas! Terbongkar Keberadaan Pasukan Khusus
Reuters via The Independent
Satuan Tugas Pasukan Khusus bersiap menyerang sebuah gedung selama sebuah latihan di Korea Selatan 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, SEOUL-Para pemimpin pertahanan di Seoul, ibu kota Korea Selatan, dilaporkan tengah menyusun rencana untuk membunuh pemimpin Korea Utara sebagai bagian dari serangkaian tindakan untuk melawan Pyongyang jika meluncurkan serangan.

Baca: Sejarah Mencatat! Perang Korea Hitungan Jam, Tentara Korut Kocar-kacirkan Tentara Amerika-Korsel!

Baca: Terungkap! Inilah Rahasia Korut Tak Gentar Digertak Perang Amerika: Pasukannya Menakutkan!

Baca: BREAKINGNEWS: Dugaan Pencabulan Anak di Vihara Nongsa, Polisi Tangkap Pelakunya di Jakarta!

Korsel sedang melatih pasukan khusus untuk melacak dan membunuh Kim Jong Un dan penasihat terdekatnya jika Korut memulai perang melawan tetangga dekatnya di Semenanjung Korea.

Strategi itu adalah bagian dari serangkaian tindakan Seoul untuk "beralih ke posisi ofensif" jika Korut menyerangnya, menurut sebuah dokumen pemerintah yang dilaporkan di media Korsel seperti dilaporkan The Independent, Kamis (31/8/2017).

Pasukan itu juga berencana untuk mengidentifikasi dan memusnahkan 1.000 target utama, termasuk fasilitas peluncuran senjata nuklir dan rudal, dan menghentikan serangan diktator muda Korut.

Presiden Korsel, Moon Jae-in, dilaporkan telah diberitahu oleh kementerian pertahanan tentang cetak biru rencana itu setelah dia menginstruksikan persiapan-persiapan penting di militer.

Merreka membahas strategi yang telah direvisi sehari sebelum Pyongyang melepaskan sebuah rudal balistik melewati udara Jepang pada Selasa lalu.

Untuk merespons tindakan Korut itu Presiden AS Donald Trump kemudian menegaskan bahwa "semua opsi kini berada di atas meja" untuk negara komunis di Semenanjung Korea itu.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved