Kapal Meledak di Tanjunguncang

MEMILUKAN! Lima Korban Meninggal Dunia Diduga Terjebak Api Selama Empat Jam

Polisi mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB. Empat orang di antaranya sudah meninggal dunia dan dua orang lainnya masih kritis.

Korban ledakan kapal Pertamina di shipyard Tanjunguncang dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri menggunakan ambulans 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Lima orang korban meninggal dunia pada kecelakaan kerja di dalam pump room kapal tanker Gamkonora Pertamina yang sedang docking di GT PT ASL Shipyard diduga karena lambatnya evakuasi terhadap korban.

"Kemarin itu kita dapat laporan, sekitar pukul 15.20 WIB, namun kelima korban meninggal yang ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB," kata Kapolsek Batuaji, kompol Sujoko melalui Kanitreskrim polsek Batuaji, Iptu Rasmen Simamora.

Lima korban meninggal saat kejadian kebakaran kapal di dalam pump room kapal tanker Gamkonora Pertamina yang sedang docking di GT PT. ASL Shipyard, yakni Nimrot Hutaglung (38) warga kavling Sei Lekop blok c nomor 210 Sagulung, Faisal Koto (20) warga kavling Sagulung Baru blok H nomor 118 Sagulung,Onik (29) warga Sagulung indah nomor 20 Sagulung, Rusli Tan (36) warga Sei Panas Kota Batam, dan Malik Majida (46) warga Kavling Patam Lestari RT 003 RW 001 Sekupang Kota Batam.

Kelima korban meninggal dunia sedang melakukan pengerjaan repair kran pipa di dalam pump Room.

(Baca: TERUNGKAP! Kebakaran Kapal Gamkora Pertamina Diduga Akibat Hal Ini)

(Baca: Kapal Mudah Terbakar, Pertamina Minta Galangan Kapal Perbaiki Standard Keselamatan Kerja)

(Baca: Mendadak Diminta Menepi oleh Polisi, Sejumlah Pengendara Motor Kaget dan Cemas)

"Kita tidak tahu kejadiannya seperti apa dan jam berapa kejadiannya, kita dapat laporan sekitar pukul 15.20 WIB,"kata Rasmen.

Rasmen, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB. Empat orang di antaranya sudah meninggal dunia dan dua orang lainnya masih kritis.

"Yang meninggal dunia di lokasi yakni Faisal Koto (20), Onik (29),Rusli Tan (36) dan Malik Majida (46). Sementara untuk Nimrot Hutagalung meninggal saat perjalanan kerumah Sakit,"kata Rasmen.

Untuk korban yang satu orang lain lagi yang merupakan adek dari Nimrot Hutagalung yakni Liwaten Hutagalung (34), masih mengalami kritis di rumah sakit.

"Memang kelamaan baru ditemukan," kata Rasmen. (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi cetak, Sabtu 9 September 2017

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved