Pakai Pertalite Mesin Lebih Enteng
Uji tes antara Pertalite dan Premium diketahui penggunaan bahan bakar berwarna hijau terang ini akan membuat pemakaian kendaraan lebih irit
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Penggunaan Pertalite di wilayah Kepri dan sekitarnya kian memasyarakat. PT Pertamina (Persero) Marketing Operasional Region (MOR) I mencatat penggunaan BBM jenis Pertalite mencapai 60 persen di kalangan masyarakat dibandingkan Premium dan Pertamax.
"Produk ini semakin diminati masyarakat sebagai bahan bakar kendaraan roda dua maupun empat, mengingat kualitasnya yang jauh lebih bagus dan maksimal ketimbang premium/ bensin," kata Sales Executive Retail XI MOR I -Riau PT Pertamina (Persero) Angga Yudiwinata Putra di Pekanbaru, beberapa hari lalu.
Menurut Yudiwinata setiap tahun permintaan Pertalite di pasar wilayah MOR I yang meliputi Aceh Sumut, Sumbar, Riau dan Kepulauan Riau terus meningkat. Trend penggunaan awalnya 10 persen saat semester pertama 2016, kini permintaan meningkat drastis.
"Kini porsi penggunaan Pertalite sudah 60 persen di wilayah MOR I, sisanya Premium dan Pertamax," bebernya.
Baca: Kenapa Pertalite Berwarna Hijau? Ini Penjelasan Kenapa Warna BBM Berbeda-Beda. Ini Artinya
Baca: Jumlah Pemakaian Premium Menurun, 4 Fakta Ini Akan Membuat Anda Memilih Pertalite
Baca: Lebih Merdeka Dengan Pertalite
Baca: Pakai Pertalite Mesin tak Mudah Kotor
Pertalite merupakan bahan bakar minyak jenis baru yang diproduksi Pertamina, jika dibandingkan dengan Premium varian baru ini memiliki kualitas lebih sebab kadar Research Oktan Number (RON) 90, di atas Premium, yang hanya RON 88.
Berdasarkan uji tes antara Pertalite dan Premium diketahui penggunaan bahan bakar berwarna hijau terang ini akan membuat pemakaian kendaraan lebih irit. Sebab Pertalite memiliki RON yang lebih tinggi.
Sejumlah warga Batam saat ditemui mengungkapkan, keunggulan Pertalite adalah membuat tarikan mesin kendaraan menjadi lebih ringan.
"Dulu mesin ada yang kasar bunyinya. Tapi dengan Pertalite lebih halus. Tarikan juga lebih enteng. Tidak bunyi ngirik lagi," ujar Abram Wasesa, warga Batam yang ditemui di SPBU Sei Ladi, Batam.
Dengan BBM beroktan tinggi, residu atau kotoran sisa pembakaran pada mesin bisa diminimalisir. Memang dari kandungan oktan dan harganya, Pertalite diposisikan di antara Premium, Pertamax.
"Soal harga selisih sedikit, tak menjadi masalah. Hitung-hitung sama saja, dalam pemakaian sebulan habisnya (biaya BBM) nyaris sama," katanya.
Ia sendiri juga lebih senang karena Pertalite tersedia di hampir SPBU. Seperti warga lainnya, ia pun mengaku senang karena pelayanan juga semakin lancar, tak memakai antre.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pt-pertamina-menghadirkan-pertalite_20170922_095602.jpg)