Terpaksa Ngesot! Tubuhnya Gering, Dewi Tak Bisa Berobat Akibat Nunggak BPJS. Halo Pak Gub?
Terpaksa Ngesot! Tubuhnya Gering, Dewi Tak Bisa Berobat akibat Nunggak BPJS. Halo Pak Gub?
BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Tubuh kurus kering kaki tidak bisa digerakkan kepala sakit nyut-nyut, hanya bisa terbaring, seperti inilah kondisini Rusamala Dewi (42), warga kampung Planduk Rt03/Rw 15, kelurahan tanjunguncang Kecamatan Batuaji.
Baca: Pelantikan IDI Kepri! Pesan Gubernur: Darurat, Prioritaskan Nyawa Pasien Administrasi Nyusul!
Baca: Tersengat Kasus Pasien BPJS di RSUD Bintan Meninggal, Gubernur Sidak ke RSUP. Ini Perintahnya!
Baca: Direktur RSUD Bintan Datang Melayat, Suasana Langsung Panas. Terdengar Teriakan Warga Marah!
Baca: BREAKINGNEWS: RS Embung Fatimah Lumpuh, Wakil Walikota Bungkam! Datang Ajak Direktur Rapat Darurat!
Baca: Terungkap! Inilah Prajurit Cakra Penyelamat Polisi Sukitman di Lubang Buaya. Kisahnya Menegangkan!
Belum diketahui apa penyakit yang dideritanya, namun terakhir dirinya berobat di Puskesmas Pancur.
Infonya dirinya mengidap penyakit kanker tulang.
Dengan terbaring di tempat tidur dan kaki menjulur ke luar tempat tidur, Rusmala Dewi sesekali mengeluhkan kepalanya sakit nyut-nyutan.
"Bersuara juga saya sudah lemas, kepala saya sakit terus," katanya.
Sambil mencoba menggerakkan kakinya, Dewi mengatakan kakinya sudah mati rasa dan tidak bisa diinjakkan, kakinya hanya bisa digerakkan ke kiri dan dan kekanan.
"Kaki saya ini hanya bisa digerakkan saja, kalau di injakkan sudah tidak bisa," katanya.
Untuk ke kamar mandi sendiri Dewi harus ngesot secara pelan-pelan."Kalau pasa lagi bisa saya berusaha ngesot ke kamar mandi," katanya.
Terkadang Dewi harus menggunakan pempers agar tidak usah ke kamar mandi. "Kalau malam saya pakai pempers," kata Dewi.
Sakit yang dialami Dewi sudah hampir lima bulan semenjak lebaran tahun 2017 lalu.
"Awalnya sakitnya hanya sakit biasa, saya merasa lemas, saat itu saya berobat ke Puskesmas Pancur. Di sana saya sempat diinfus satu botol dan rasanya mendingan," kata Dewi.
Setelah selesai berobat dari Puskesmas Piayu, Dewi bersama suamnya kembali ke Tanjunguncang
"Semenjak berobat itu kesehatan saya terus menurun, badan saya semakin kurus sampai kaki saya tidak bisa diinjakkan. Saat ini kaki saya tidak punya daya lagi," kata Dewi.
Semenjak tinggal di Tanjunguncang Dewi mengatakan dirinya tidak pernah berobat karena suaminya sudah tidak bekerja lagi.
"Suami saya tidak bekerja, jadi kami tidak punya biaya untuk berobat. Iuran BPJS kelas tiga milik saya sudah menunggak selama empat bulan," katanya.
Karena belum bayar iuran BPJS, Dewi tidak bisa berobat ke rumah sakit.
"Mau gimana suami saya tidak bekerja, anak kami ada empat, jadi kami tidak punya uang," kata Dewi.
Saat ini Dewi masih terbaring di rumahnya tidak bisa dibawa ke rumah sakit karena tidak ada biaya.
Bagi warga yang tergerak hatinya untuk membantu meringankan beban Dewi dan keluarganya bisa datang langsung ke Kampung Pelanduk Rt 03/Rw 15 Tanjunguncang Kecematan Batuaji, atau bisa hubungi Mahmud 085356095564.(*)