Pebalap Australia Tantang Jagoan Lokal di Ajang Motorcoss Gastrak di Bintan, Siapa Hebat?
Pebalap Australia Tantang Jagoan Lokal di Ajang Motorcoss Gastrak di Bintan, Siapa Hebat?
TRIBUNBATAM,id, BINTAN-Open Gubernur Cup Motor Cross Gastrak 2017 yang digelar di kaki gunung Lengkuas, Km 20 Kijang, Bintan memasuki hari ke dua.
Hari pertama telah dibuka Sabtu (28/10/2017) dan dibuka langsung Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.
Baca: LIVE STREAMING: MotoGP Malaysia-Marquez Juara Dunia? Saatnya Pedrosa Menjawab Prediksi Berani Itu!
Baca: Nggak Usah Panik! Beginilah Cara Registrasi Kartu Prabayar Telkomsel, Indosat dan XL!
Baca: Ngeri! Berawal Pesan SMS Mesra Ini, Nyawa Andi Berakhir di Sumur Tua! Begini Kejadiannya!
Baca: Bikin Merinding! Keluarga Tahlilan Setelah Ayah Hendrik Kerasukan Sambil Teriak Panas!
Baca: BREAKINGNEWS: Sudah Jalan Pulang, Kusnan Kaget Namanya Dipanggil Menangkan Hadiah Rumah!
Sebanyak 186 crosser dari berbagai daerah di Kepri bahkan luar Kepri turut ambil bagian. Satu pebalap datang jau jauh dari Australia. Dia adalah Joe Evans, pebalap muda berusia 18 tahun.
Nurdin Basirun yang membuka Motor Cross Gastrak 2017 mengatakan, dunia motor cross bukan sesuatu yang baru bagi dia. Olahraga yang kental dengan nuansa otomotif ini selalu dia ikuti.
Bahkan hidupnya sendiri sebagai gubernur yang setiap harus menghadiri berbagai agenda ketat pada prinsipnya sudah menjalankan prinsip croser. “Alhamdulilah saya pikir naik motor cros terus saya, loncat sana loncat sini,”kata dia.
Tapi Nurdin mengaku sangat kasihan dengan kondisi motorcross di Kepri. Kasihannya karena arenanya tidak pernah menetap, berpindah pindah tempat.
“Sebentar pindah sana, sebentar pindah sini, tergantung selera, dan tergantung kemauan yang punya tanah. Kalau yang punya tanah izinkan jadilah barang tu,”kata dia.
Atas kondisi itu, Nurdin mengaku berniat mengusahakan sirkuit balap permanen, artinya tidak lagi berpindah pindah tempat. Lahan permanen buat motor cross kata Nurdin penting
karena melihat animo anak muda di Kepri yang banyak tertarik mengikuti ajang otomotif tersebut. “Supaya anak anak kita menyalurkan bakat mereka secara benar dan positif, dan menghindari balap balap liar yang tidak semua kita ingin,”kata dia.
Pebalap yang besar di sirkuit resmi kata Nurdin terbentuk karakternya. Nilai nilai profesioniltas yang mereka wajib junjung di setiap event membuat karakter mereka turut terbentuk.
Rata rata kata dia pebalap yang besar di ajang resmi sopan santunnya di jalan tinggi, minimal tidak ugal ugalan. “Enak itu pebalap begitu, dia tahu aturan, sopan santunnya tinggi dan tidak mudah berbuat negatif,” kata dia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pebalap-australia_20171029_132617.jpg)