Yuk Kenali Tanda-tanda dari 8 Penyakit yang Tidak Ditanggung Penuh BPJS Kesehatan (2)

Sebagai antisipasi, yuk kenali tanda-tanda dan penyebab delapan penyakit kronis di sini.

IST
Ilustrasi sirosis hati 

TRIBUNBATAM.id - BPJS Kesehatan merupakan lembaga jaminan kesehatan masyarakat yang membantu untuk pembiayaan selama sakit. Namun, tentulah tidak ada seorangpun yang merasa bahagia dengan penyakit-penyakit kronis tersebut.

Namun, BPJS Kesehatan berencana untuk tidak membiaya secara penuh delapan denis penyakit kronis. 

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris mengatakan, pembiayaan perawatan penyakit katastropik selama ini cukup menguras kantong BPJS Kesehatan.

Baca: CATAT! BPJS Kesehatan Tidak Akan Tanggung Semua Biaya Perobatan Delapan Penyakit Kronis Ini

Baca: Heboh! BPJS Kesehatan Tak Tanggung Semua Biaya Pengobatan 8 Penyakit Ini! Mengejutkan Alasannya!

Baca: Rencana BPJS tak Tanggung Semua Biaya Perobatan Penyakit Kronis, DPR Minta Hal Penting Ini Dilakukan

Setidaknya ada delapan penyakit katastropik yang akan dipilih untuk dibiayai dengan skema cost sharing.

Sebagai antisipasi, yuk kenali tanda-tanda dan penyebab delapan penyakit kronis sebagai Tribunbatam.id rangkum dari berbagai sumber sebagai lanjutan dari bagian pertama.

Baca: Yuk Kenali Tanda-tanda dari 8 Penyakit yang Tidak Ditanggung Penuh BPJS Kesehatan (1)

5. Tanda-tanda Penyakit Thalasemia

Thalasemia bukanlah penyakit menular, tapi penyakit kelainan darah yang diturunkan dari kedua orangtuanya, karena ada cacat gen hemoglobin darah mereka yang menyebabkan sumsum tulang penderita ini tidak bisa memproduksi darah merah dengan baik untuk mencukupi kebutuhannya.

Thelessemania
Thelessemania ()

Gejala penyakitnya dapat berupa anemia, pembesaran limpa dan hati atau pembentukan tulang muka yang abnormal sehingga terjadi gangguan pertumbuhan. 

Thalasemia disebut-sebut sebagai penyakit darah yang mematikan, pasalnya, hingga kini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penyakit ini, thalasemia hanya bisa dicegah dengan tidak menikah dengan sesama pembawa sifat thalassemia.

Demikian sebagaimana dikutip dari Tribun Pontianak.

6. Tanda-tanda Penyakit Sirosis Hepatitis

Pasien tidak menyadari terjadinya kerusakan hati karena awal terkena sirosis biasanya tidak menimbulkan gejala apapun hingga kerusakan meluas.

Hepatitis
Hepatitis ()

Seperti dikutip dari Sriwijaya Post, ada beberapa gejala sirosis hati.

1. Kelelahan
2. Mudah perdarahan dan memar
3. Kulit sering gatal-gatal 
4. Perubahan warna kuning pada kulit dan mata
5. Perut penuh cairan dan mual
6. Kehilangan selera makan
7. Kaki bengkak dan telapak tangan kemerahan
8. Penurunan berat badan
9. Kebingungan, sering mengantuk dan bicara cadel
10.Muncul pembuluh darah seperti laba-laba di kulit
11. Atrofi testis atau testis mengecil dan pembesaran payudara pada pria

Jika merasakan beberapa gejala tersebut sebaiknya jangan tunda untuk melakukan pemeriksaan ke dokter. Terpenting adalah melakukan langkan pencegahan dengan cek hepatitis hingga hindari konsumsi alkohol.

7. Tanda-tanda Penyakit Leukimia

Sel darah penyakit Leukimia
Sel darah penyakit Leukimia (IST)

Leukimia termasuk penyakit kronis berbahaya dan membutuhkan biaya mahal untuk perawatannya. Berikut beberapa tanda-tanda yang dikutip dari Sriwijaya Post.

1. Demam, Menggigil. Gejala leukimia yang sering diabaikan pertama adalah demam yang disertai dengan menggigil.

2. Kehilangan Nafsu Makan dan Berat Badan. Hal ini disebabkan karena banyak organ yang sudah terinfeksi virus yang tidak bisa dihindari oleh sel darah putih.

3. Mudah Merasa Lelah. Hal ini terjadi karena sejumlah sel darah merah sehat menurun, mereka tidak dapat melakukan pekerjaan mereka membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Baca: Ledakan Dahsyat Guncang Kota Zhejiang China, Mobil Banyak Terbalik dan Kaca Pecah

4. Keringat Malam. Keringat yang dikeluarkan oleh tubuh biasanya disebabkan kelebihan hormon tertentu. Hal ini juga bisa menjadi tanda terjangkit leukimia.

5. Nyeri Tulang dan Sendi. Rasa nyeri yang luar biasa ini bisa membuat penderita mengalami demam tinggi karena tulang belakangnya ternyata sedang diserang oleh sel-sel kanker.

6. Ketidaknyamanan Pada Perut. Selain nyeri di bagian sendi dan tulang, penderita leukimia juga sering merasakan nyeri di bagian perut.

7. Sakit Kepala. Hal ini terjadi karena aliran darah ke otak dan sumsum tulang belakang dibatasi. Dalam beberapa kasus, penderita bahkan bisa mengalami kejang-kejang.

8. Sesak Napas. Hal ini terjadi karena oksigen yang beredar di dalam darah dibatasi. Sehingga serasa sesak napas sama seperti berada di ketinggian.

9. Sering Terkena Penyakit Infeksi. Ketika sel darah putih tidak cukup, mereka tidak bisa melakukan pekerjaan mereka untuk melindungi tubuh dari infeksi.

10. Mudah Memar. Memar ini biasanya muncul tiba-tiba dan berwarna lebih gelap dari memar biasanya.

8. Tanda-tanda penyakit Hemofilia

Hemofilia
Hemofilia ()

Hemofilia terjadi akibat kekurangan faktor pembekuan darah sehingga darah sulit membeku pada saat luka. Hemofilia ringan maupun berat itu pun tergantung gen pembawanya. Pada hemofilia yang berat, juga kerap terjadi pendarahan secara spontan.

“Orang tua harus curiga, ini anak saya kenapa kok gampang sekali biru. Dokter harus waspada tanya keluarganya ada atau enggak yang hemofilia,” kata Gatot.

Untuk penanganannya, penyandang hemofilia harus menerima transfusi darah faktor konsentrat secara teratur seumur hidupnya.

Demikain tanda-tanda hemofilia sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com.

Itulah tanda-tanda dari delapan penyakit kronis. Penyakit-penyakit tersebut membutuhkan biaya besar untuk perawatannya. (habis)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved