Sabtu, 30 Mei 2026

Pemain Timnas Gabung Klub Malaysia, Kok Ketua Umum PSSI Marah?

Edy Rahmayadi khawatir kepindahan Evan Dimas dan Ilham Udin akan terbaca oleh pemain-pemain Malaysia yang memperkuat timnasnya

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
Ilham Udin, Evan Dimas dan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi 

"Pak jendral... Jangan geram apalagi marah... Nilai kontrak di Malaysia itu lebih menjanjikan di banding d Indonesia..., jgn katakan tdk nasionalisme..., mereka cuma bermain d team swasta ko', bkn negara Malaysia...." tulis Kohen Maccis di kolom komentar Facebook Tribunnews.com, Kamis (7/12/2017).

Netizen Hadi Maryono menilai kepindahan para pemain ke Malaysia tidak ada hubungan pada jiwa nasionalisme.

Kecuali, katanya, jbila pemain timnas tidak mau membela timnas Indonesia.

"Bukan masalah jiwa nasionalismen jendral, positive thingking aja keles. Wajar mereka main di luar,dari segi pendapatan mereka mantap dan buat pengalam jg, di saat mereka membela timnas baru mereka pulang, kalu gak mau membela timnas baru di namakan gak ada jiwa nasionalisme," tulis Hadi Maryono.

Netizen lain menilai kompetisi Malaysia memiliki kualitas, sistem, dan sarana yang bagus hingga hal ini mungkin melandasi kepergian para pemain.

Mengenai taktik yang bisa dibaca para pemain Malaysia, netizen Asep Saefullah memberi contoh Eden Hazard, pemain Chelsea di Liga Inggris.

Menurutnya, media Belgia tidak kuatir timnas Inggris akan membaca permainan Hazard.

Begitu juga dengan Cristiano Ronaldo yang bermain di Liga Spanyol, Mohammad Salah di Liga Inggris.

Bagi netizen Zul Fiqo ini merupakan profesionalisme, bukan nasionalisme.

"Gagal paham ini terlepas dr duit atau bukan harus di akui secara kualitas, sistem, sarana mereka lebih baik dan akui itu. Jika tdk ingin talenta maen di negeri lain ya benahi kualitas liga, sistem dan aturan, mentalitas pemain dan suporter, sarana stadion, lapangan, tim medis, bertahap..as sample eden hazard maen di chelsea nggak ada media belgia yg takut permainan hazard dibaca timnas inggris," tulis akun Asep Saefullah.

"Biasa kali pak itu dimana2... Christiano ronaldo org portugal main di spanyol, mohammad salah org mesir main di inggris dll.. Ini mslh profesionalismne pak, nasionalisme ga ada hubungannya dgn profesionalisme.. Aneh bgt sih," tulis akun Zul Fiqo.

(Tribunnews.com/Efrem Limsan Siregar)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved