Senin, 18 Mei 2026

Barelang Bridge Marathon 2017

Kenapa Pelari Kenya Kuasai Ajang Marathon Dunia? Ternyata Ini Rahasianya

Bukan kebetulan. Tapi mungkin sudah takdir, banyak pelari-pelari jarak menengah dan jauh kelas dunia berasal dari Kenya dan Ethiopia

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM/MONA
Pelari asal Kenya, Valentine, juara Barelang Bridge International Marathon 10 kilometer tahun 2016 

Kelima kamp itu memiliki karakteristik dan kegunaan khusus.

Iten, Ngong, dan Nyahururu yang berada di daerah ketinggian, misalnya, cocok untuk menempa kemampuan lari di jalan raya (road race).

Embu dan Nanyuki di lokasi dataran lebih rendah pas untuk memoles kegesitan berlari di jalur trek.

”Banyak pelari Jepang berlatih di Nyahururu. Kira-kira ada ratusan,” kata Joseph.

Dari kelima kamp tersebut, Iten kerap disebut media massa internasional.
Daerah itu berada di ketinggian 2.600 meter di atas permukaan laut.

”Iten tempat sangat bagus untuk berlatih. Lokasinya di daerah ketinggian. Begitu banyak atlet top level berlatih di sana dan tampil sangat bagus,” kata Wilson Kipsang Kiprotich, pelari Kenya, seperti dikutip situs berita New York Times, pada Mei 2012 lalu.

Kipsang pelari yang menorehkan catatan waktu maraton terbaik kedua dunia (2 jam, 3 menit, 42 detik).

Ia meraih perunggu Olimpiade London 2012 dan 10 ajang maraton kelas dunia, termasuk Maraton London 2012.

Berdasarkan laporan sejumlah media, tidak ada fasilitas istimewa di Iten dan kamp-kamp pelatihan lari di Kenya.

Lintasan lari untuk latihan berupa tanah berdebu.

Jika disiram hujan, lintasan itu langsung tergenang.

Meski begitu, dari sanalah lahir pelari-pelari top dunia.

Mo Farah, pelari Inggris juara 5.000 dan 10.000 meter Olimpiade London 2012, melihat faktor yang lebih rasional di balik rahasia ketangguhan pelari Kenya.

Dia adalah salah satu pelari papan atas dunia yang sering berlatih di Kenya ketika menghadapi ajang penting.

”Yang membuka mata saya adalah betapa disiplin mereka dan betapa kerasnya mereka berlatih,” ujar Mo, seperti dikutip situs resmi Seri Utama Maraton Dunia (World Marathon Majors).

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved