Kamis, 14 Mei 2026

MERINDING! Setelah Serahkan Harta Rp 14 Miliar, Sang Ayah Diusir 7 Anaknya Seperti 'Anjing Kurap'

Dulunya pria ini usahawan sukses. Namun setelah tua, seluruh hartanya dirampas tujuh anak kandungnya sendiri. ia diusir seperti anjing kurap.

Tayang:
astroawani.com
Daut (tengah) mengadukan nasibnya ke Kantor Pembela (LBH) Barisan Nasional (BN), Malaysia, bersama pengacaranya Mohd Adli Ithnin. 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Dulunya pria ini usahawan sukses. Namun setelah tua, seluruh hartanya dirampas tujuh anak kandungnya sendiri.

Paling memprihatinkan, ia diusir seperti "anjing kurap" oleh anak-anaknya.

Itulah nasib yang dialami oleh seorang pria bernama Daut Md Kassim Jali, warga Kuala Lumpur, Malaysia , yang kini berusia 83 tahun.

Di masa tua ini, tujuh anak yang dibesarkan dengan penuh kasih sayang mencampakkan dirinya tanpa perasaan sedikit pun.

Hal itu terjadi setelah ia menyerahkan semua usaha dan asetnya dan harta senilai 4 juta ringgit Malaysia (Rp 14 miliar) kepada anak-anaknya.

Seperti yang dilansir Tribun Medan dari Astro Awani, dia diusir bagai anjing kurap oleh darah dagingnya sendiri.

Bahkan, empat tahun lalu, ketika dia membawa mobilnya dan hampir kehabisan bahan bakar minyak, dia mampir ke SPBU yang dulu didirikannya, berharap bisa mendapatkan BBM gratis.

Namun yang terjadi justru sangat menyakitkan. Ia menunggu selama dua jam hingga larut malam.

Setelah dua jam menunggu, dia menelepon anak perempuannya yang kini menjadi pemilik SPBU tersebut.

Namun, bukannya BBM yang dia dapat, ia malah kena maki dan diusir supaya segera meninggalkan tempatnya itu.

“Di Kuala Sungai Baru empat tahun lepas, ketika saya bawa mobil dan minyaknya habis. Saya pergi ke SPBU minta pekerja di situ tolong isikan, tapi tak diberikan hingga larut malam."

"Hampir dua jam saya tunggu, saya telepon dia, dia menghardik dan mengusir saya," katanya.

“Saya yang bangun SPBU itu… Saya hanya bisa berdoa kepada Tuhan,” kata Daut.

Daut dulu merupakan seorang usahawan sukses. memiliki tiga SPBU dan ternak ayam seluas 10 hektar serta dua kapling kebun sawit.

Ia kemudian memberikan kepercayaan kepada tujuh anaknya dari istri pertama, berusia 41 tahun hingga 58 tahun untuk mengelola bisnisnya dan meneruskan warisan perniagaan yang diusahakan sejak tahun 70-an.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved