Trailer Film Dilan 1990 Dirilis, Begini Komentar Netizen, Ada yang Geli sampai Ungkap Keganjilannya
Netizen menganggap ada yang janggal dari pemilihan nama 'Dilan' sebagai tokoh.
Ia menganggap gombalan 90'an tidak sesuai untuk selera generasi millenial yang banyak menonton trailer film Dilan 1990.
"Apa krn gombalan 90'an sdh gak pas utk generasi milenial? Yg nonton trailer itu kan kebanyakan generasi milenial. Msh kemungkinan sih..," tulis @gepengsekali.
Soal gombal, selesai.
Baca: 10 Fakta Menarik Sidang Perdana Setya Novanto. Diam Ditanya Hakim, Sampai Tolak Diperiksa Dokter
Netizen lain dengan akun @jacknugraha menganggap ada yang janggal dari pemilihan nama 'Dilan' sebagai tokoh.
Menurutnya, nama 'Dilan' jarang ditemukan di kota Bandung pada era 90'an.
Ia menyebutkan nama-nama yang muncul id tahun itu adalah Ujang, Asep, Jajang, Ajat, Koswara, Mulyana, Solihin, dan sebagainya.
"taun 90an di Bandung mana ada sih anak SMA namanya Dilan. paling banter Ujang, Asep, Jajang, Ajat, Koswara, Mulyana, Solihin, dan sejenisnya," tulis @jacknugraha.
Baca: November 2017 : BPJS Kesehatan Alami Defisit, 8 Penyakit Kronis Ini Tak Lagi Ditanggung Sepenuhnya !
Memang banyak hal yang dibahas netizen, tapi yang menjadi sorotan adalah tokoh Dilan yang diperankan oleh Iqbal.
"Jujur, setelah menonton trailer-nya, pendapat saya tetap tidak berubah: Ini bukan imajinasi saya tentang sosok Dilan. Saya tidak ada masalah dengan Iqbal. Saya hanya tidak menyangka, dialog-dialog indah dalam novel terasa biasa saja ketika diucapkan oleh para pemeran," tulis seniman Fiersa Besari di akun Twitternya, Rabu (13/12/2017).
Nah, balasan berikut ini, barangkali, bisa menengahi ekspetasi pembaca soal karakter Dilan yang diperanakan Iqbal.
"Karena Iqbal bukan Dilan, jika kamu bisa, temui dia di Bandung pada saat tahun 1990," tulis @madepalewai_.
"benar sekali, lagian itu cuma di film juga ngapain dibesar-besarkan yah kan. :)," balas @lulu_huzna.
Akun @lulu_huzna ini seakan menampar komentar miring netizen di sosmed ke Dilan.
Namun, kicauan di atas mendapat balasan yang tak kalah kerasnya dari netizen.
"Negara ini negara yang demokratis, setiap orang punya hak menyuarakan pendapatnya," tulis @Ditoetc.
Baca: Akhirnya Amerika Serikat Ditendang Dalam Pembahasan Perdamaian Palestina-Israel
TRIBUNNEWS.COM/Efrem Limsan Siregar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/dilan-1990_20171214_152341.jpg)