KALEIDOSKOP 2017
Maret 2017 - Bang, Tolong Antarkan Saya ke Polisi, Saya Sudah Bunuh Orang
Dari runtutan adegan yang diperagakan tersebut, Adegan ke-9 dan ke-10 adalah Adegan yang paling mematikan.
TRIBUNBATAM.id - Ada 14 adegan yang diperagakan dalam rekontruksi yang dilakukan Polsek Lubuk Baja, terkait kasus pembunuhan yang dilakukan Wira Pranata terhadap Erik yang merupakan terman sejawatnya.
Dari runtutan adegan yang diperagakan tersebut, Adegan ke-9 dan ke-10 adalah Adegan yang paling mematikan.
Pada Adegan ke-9, Wira memukul kepala Erik menggunakan besi. Kemudian, adegan ke-10, Wira menikam dada Erik sebanyak tiga kali.
Saat menikam Erik, Wira sempat teriak dengan kata-kata emosi dan meluapkan kekesalan.
"Kau bikin aku malu di pasar, rasakan kau!" sebutnya.
Wira menikam Erik --teman sesama tukang parkir di Jodoh-- di depan temanya bernama Ori.
Walaupun Ori sempat melerai, namun Wira tak menghiraukannya.
"Saya sudah kalap. Setelah saya pukul dia jatuh, dan besi itu saya tusuk ke dadanya," ucap Erik menerangkan kepada polisi dalam rekontruksi tersebut.
Setelah menikam korban, ia membersihkan darah yang menempel di besi menggunakan tangan.
Kemudian ia keluar, menenteng besi ke salah satu kedai kopi.
Dikedai kopi ia bertemu dengan seseorang bernama Junet.
Kepada Junet ia mengaku sudah membunuh Erik.
"Bang saya sudah bunuh orang, tolong antarkan saya ke polisi, Bang," mintanya kepada Junet.
Junet memanggil seseorang dan meminta mengantarkan Erik ke rumah saudaranya yang berada di Happy Garden.
"Kemudian saya diantarkan ke Happy Garden sama teman saya pakai becak," tegasnya.