Minggu, 17 Mei 2026

Punya Bunga Pacar Air? Ini Sederet Manfaatnya untuk Kesehatan Termasuk Obat Sakit Pinggang

Bunga pacar air di Indonesia adalah tanaman yang popular karena banyak dijumpai di pekarangan depan rumah warga.

Tayang:
intisari
Bunga pacar air 

TRIBUNBATAM.ID- Kamantigue atau yang lebih dikenal sebagai pacar air di Indonesia adalah tanaman yang popular karena banyak dijumpai di pekarangan depan rumah warga.

Bunga ini aslinya berasal dari negara-negara Asia Selatan dan Tenggara.

Di beberapa negara, tanaman ini digunakan sebagai ramuan obat tradisional.

Tanaman ini memang memberikan banyak manfaat kesehatan dan juga bisa dikonsumsi.

Daun dan bijinya bisa dimakan, terutama daun dan tunas muda yang bisa dimasak, sedang bijinya bisa dimakan mentah atau matang.

Baca: Pengakuan Eno dan Raibnya Aplikasi Badoo dari HP Mendiang Deli Cinta

Di Filipina, daun yang dihaluskan dapat digunakan sebagai tapal untuk menyembuhkan bisul.

Di Malaysia, daun pacar air digunakan sebagai perban untuk kuku yang patah dan robek.

Di Cina, biji yang digiling digunakan untuk ramuan bagi orang yang bekerja keras seharian.

Di Amerika Serikat, penggunaan gulma permata yang paling umum adalah mengobati ruam.

Baca: Akhir Tahun, Polisi Singapura Getol Razia PSK. Puluhan Ditangkap, Hukumannya Bikin Meringis

Di beberapa bagian Asia, bunga digunakan sebagai pengganti henna dan pencelupan kuku jari.

Bunganya digunakan untuk mengobati sakit akibat gigitan ular, sakit pinggang, dan neuralgia interkostal.

Benihnya bisa dijadikan obat pada pengobatan kanker.

Daunnya bisa dimanfaatkan sebagai pengobatan untuk kutil.

Baca: 10 Negara Berkekuatan Militer Paling Hebat. Posisi Indonesia Ternyata di Atas Australia & Singapura

Akar dan daunnya bisa digunakan untuk benda yang tidak sengaja tertelan, misalnya koin atau logam lain, bahkan duri ikan.

Pacar air bisa juga digunakan sebagai pewarna yang didapat dari bunga dan daunnya.

Untuk meredakan memar, peradangan, nyeri sendi, carbuncles, dismenore, sakit pinggang, dan gigitan ular, sebenarnya cukup menggunakan bunga keringnya.

Caranya mudah, cukup mengambil 3 sampai 6 gram biji atau 3 sampai 7 gram dari seluruh bagian tanaman.

Baca: ASTAGFIRULLAH! Penipuan Umroh Terjadi Lagi. Korban 1.800 Orang dan Kerugian Rp 37,8 M

Rebus dalam air sampai mendidih kemudian bisa langsung dikonsumsi begitu dingin.

Untuk penggunaan eksternal pada bagian memar atau bagian yang menyakitkan, cukup tanaman segar dan gunakan sebagai perban di daerah yang memar.

(intisari online/Tatik Ariyani) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved