Inggris Dikenal Negara Maju yang Sejahtera tapi Mengapa Angka Gelandangannya Justru Terus Naik?
"Angka-angka memalukan ini merupakan peringatan mengerikan akan konsekuensi Pemerintah Konservatif,"kata John Healey.
TRIBUNBATAM.ID- Inggris dikenal sebagai satu di antara maju dengan tingkat kesejahteraan yang juga tinggi.
Namun, lebih dari 4.500 orang tercatat tidur di sudut-sudut jalan kota tertentu pada malam musim gugur tahun lalu.
Angka ini meningkat dua kali lipat sejak 2010 dengan presentase kenaikan 75 persen selama tiga tahun terakhir.
Seperlima dari mereka bukan warga negara Inggris, 14 persennya perempuan dan 8 persen masih berusia di bawah 25 tahu.
Mereka juga memiliki peluang lebih tinggi untuk menjadi korban kekerasan dan pelecehan verbal dibanding masyarakat umum.
Baca: Kapal Kargo Terbesar di Dunia Ini Bikin Melongo Warga Inggris. Segini Ukurannya
Baca: JOKOWI Beli Motor Keren Modifikasi Inggris 350c, Lalu Disindir Dimana Letak Bangganya?
Angka terakhir muncul setelah Kantor Audit Nasional (NAO) mengungkapkan pada bulan September bahwa jumlah tunawisma melonjak 134 persen sejak Partai Konservatif berkuasa.
Dilansir pada Independent (25), John Healey MP, Sekretaris Labour’s Shadow Housing mengatakan:
"Angka-angka memalukan ini merupakan peringatan mengerikan akan konsekuensi Pemerintah Konservatif."
Pernyataan itu sekaligus menjelaskan keputusan-keputusan menteri konservatif.
Beberapa contohnya, penurunan investasi untuk rumah terjangkau, perumahan, pengurangan dana untuk layanan tunawisma, serta penolakan untuk membantu penyewa swasta.
Baca: KEKURANGAN 4.500 Tentara, Inggris Rilis Iklan Berisi Prajurit Muslim Sholat dan Dijaga Rekannya
Jon Sparkes, ketua pelaksana Homelessness Charity Crisis mengatakan bahwa ini malapetaka betapa bisa terjadi malapetaka di negara yang sejahtera.
"Sebagian besar orang ini kehilangan tempat tinggal karena tidak mampu membayar rumah di mana saja, situasi diperparah oleh pemotongan kesejahteraan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tunawisma-di-inggris_20180126_132721.jpg)