Rabu, 29 April 2026

Heboh! Rusia Beli Pengebom Nuklir Blackjack Seharga Rp 3,5 Triliun, Amerika Langsung Ketar-ketir!

Kedua jenis rudal perontok pesawat itu merupakan rudal paling canggih yang belum bisa diantisipasi militer AS.

Tayang:
USAF
Ilustrasi Jet tempur siluman milik Amerika 

TRIBUNBATAM.ID-Kehadiran pesawat pengebom nuklir Tu-160 Rusia di atas udara Eropa, yang oleh NATO dikenal sebagai Blackjack, memang menggentarkan.

Selain memiliki ancaman dari udara, Rusia juga memiliki ancaman dari darat berupa sistem pertahanan udara yang mumpuni seperti rudal S-300 dan S-400.

Kedua jenis rudal perontok pesawat itu merupakan rudal paling canggih yang belum bisa diantisipasi oleh NATO dan militer AS.

Baca: Inilah 10 Orang Terkaya Dunia Sepanjang Masa! Kekayaan Mansa Musa Paling Fenomenal!

Baca: Awalnya Takut Dekati Bu Tien! Terungkap Inilah Alasan Soeharto Nekat Menaksir Bu Tien!

Baca: Terungkap! Inilah Misteri Tubuh Anda Merasa Gatal, Mengejutkan Alasan Harus Menggaruknya!

Baca: Ngeri! Akibat Gol Bunuh Diri, Bocah SD Dikeroyok Teman Kelasnya Hingga Kritis Masuk ICU!

Baca: Mengejutkan! Bulan Kelahiran Bongkar Watak Asli Anda! Nomor 4 Paling Keren!

NATO dan AS memang sedang gerah dengan kemampuan kekuatan udara Rusia yang terus meningkat dan makin sulit ditandingi.

Apalagi pesawat pengebom nuklir strategis jarak jauh Tu-160 Blackjack.

Tidak hanya bisa membawa satu rudal berhulu ledak nuklir, pesawat ini juga bisa membawa 12 rudal nuklir sekaligus.

Untuk mengantisipasi kekuatan pengebom nuklir Rusia, militer AS memang telah mengaktifkan kekuatan tandingan berupa pesawat-pesawat pengebom strategisnya.

Pesawat-pesawat pengebom nuklir AS itu terdiri atas B-52 Stratofortress, B-1B Lancer, dan B-2 Spirit yang terwadahi dalam unit Air Force Global Strike Command’s.

Tiga jenis pesawat pengebom strategis itu saat ini telah memperkuat operasi-operasi udara AS di kawasan Pasifik di bawah komando US Pasific Command (US Pacom).

Pengebom B-1B Lancer bahkan sudah beberapa kali “wira-wiri” di atas Semenanjung Korea guna menggertak Korut.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved