Dua Kurir Sabu 66 Kilogram Berkali-kali Kirim Sabu Lewat Udara. Ini Sepak Terjang Mereka
Dua kurir narkoba yang tertangkap dengan barang bukti 66,043 kilogram sabu adalah pemain kawakan dalam bisnis haram ini.
"Maret 2017 bawa 500 gram dari Palembang ke Jakarta, bulan yang sama seberat 600 gram dari Pekanbaru ke Jakarta. Juli 2017 dari Pontianak ke Banjarmasin bawa 600 butir ekstasi, dan November 2017, 700 gram sabu dari Pekanbaru ke Surabaya," ujarnya.
Modus yang digunakan kedua pelaku untuk menyelundupkan sabu melalui jalur udara dengan meletakkan bubuk kristal tersebut di balik celana dalam.
Upah yang mereka terima juga bervariasi, dari Rp 12 juta hingga Rp 20 jutaan.
"Pengakuannya awal tahun ini bawa partai besar," imbuhnya.
Sebelum mengamankan sabu seberat 66,043 kg, keduanya juga sudah pernah mendistribusikan sabu seberat 9 kilogram.
Modusnya, memasukan sabu ke dalam mesin cuci, lalu dikirim melalui jasa ekpedisi.
"Upah yang mereka terima cukup besar, Rp 120 juta," tambahnya.
Bw dan Ud mengaku tidak pernah bertemu dengan Bs, bandar dan pengendali pengiriman sabu tersebut.
Mereka mengaku hanya direkrut melalui sambungan telepon.
"Namun, kami tidak percaya begitu saja. Pengakuan kedua pelaku tetap akan kita dalami," sambung Yani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tangkapan-sabu_20180129_225008.jpg)