Harga Cabai Thailand di Tanjungpinang Turun, Libur Imlek Banyak Lapak Pasar Baru Tutup!
Suasana Pasar Baru Tanjungpinang kota masih terlihat lengang dan sepi aktifitas
TRIBUNBATAM.Id,TANJUNGPINANG-Suasana Pasar Baru Tanjungpinang kota masih terlihat lengang dan sepi aktifitas. Lapak-lapak di pasar terlihat kosong tanpa ada pedagang yang biasa ramai menjual berbagai macam daganganya, Minggu (18/2/2018).
Baca: Inilah Keistimewaan Mobil Mewah Andalan Prabowo Subianto! Mengejutkan Harga Awal Belinya!
Baca: Terungkap! Siapa Lebih Kaya, Julianto Tio atau Ahok? Bandingkan Foto-foto Penampakan Rumah Mereka!
Baca: Inilah 8 Trik Beli Tiket Pesawat Bocoran Orang Dalam! Nomor 4 Paling Mengejutkan!
Baca: Tabrak Dinding Pembatas Jalan di Suka Berenang, Pemotor Tewas Saat Dilarikan ke Rumah Sakit!
Kondisi itu lantaran masih dalam suasana perayaan Imlek. Sebagian besar para tengkulak barang dagangan yang berada di pasar basah Tanjungpinang kota merayakan imlek. Mereka masih merayakan liburan Imlek yang jatuh sejak Jumat (16/2/2018) lalu.
"Ia memang. Karena yang nyetok barang seperti telor, bawang, bumbu-bumbu dan beberapa bahan kering lainya itu masih merayakan hari Imlek. Jadi sementara mereka tutup. Makanya sepi lihat aja bang," kata Mardanis seorang penjulan sayur di pasar basah Tanjungpinang kota, Minggu (18/2).
Sejumlah pedagang yang menjual bahan makanan kering sebagian tidak menjual sejak hari Jumat (16/2). Sementara itu diperkirakan pedagang mulai aktif seperti hari biasa pada Senin (19/2).
"Sejak perayaan Imlek biasa-biasa aja. Malah sebagian sepi. Ya karena itu tadi belum mulai jualan. Mungkin hari Senin besok dah mulai ramai lagi. Sudah seperti hari-hari biasalah," tuturnya.
Dalam kondisi sepi, pedagang yang masih berjualan meskinya mendapat keuntungan yang lebih. "Ya mestinya karena ini cuma berapa orang yang jual kita jadi ramai, tapi gak jugalah biasa-biasa saja yang beli," katanya.
Sementara itu beberapa komoditas sembako seperti cabe saat ini sudah mulai menurun. Beberapa hari lalu cabai Thailand mencapai mencapai 80 ribuan perkilogram. Sedangkan kini turun 20 ribu.
"Cabai yang paling tinggi ini Cabai Thailand. Untuk cabai yang lain seperti cabai besar ya 40 ribuan. Cabai ini tidak stabil harganya. Sekarang segini besok segitu. Naik-turun tak tentu," kata Silaban, pedagang lainya.
Pantauan Tribun, jumlah pedagang yang berjualan bisa dihitung. Sementara lapak yang kosong nampak begitu banyak hanpir 70 persen. Pasar ini pun terkenal dengan jualan asinan hasil laut. Seperti ikan asin, sotong asin, dan berbagai macam jenis teri asin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pasar-baru_20180218_165525.jpg)