Motion

Adat Resam Melayu Mulai Tergerus Zaman, Ini Tindakan LAM Anambas

Di era digital dan cepatnya perubahan zaman, adat resam Melayu di Anambas mulai tergerus dan terancam dilupakan.

Adat Resam Melayu Mulai Tergerus Zaman, Ini Tindakan LAM Anambas
ISTIMEWA

"Untuk anggota saat ini ada sekitar seratus orang lebih yang telah bergabung.

Sedikitnya tiga belas program besar yang ada di LAM Kabupaten Kepulauan Anambas," ungkapnya.

Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepri, Dato' Sri Setia Amanah H Abdul Razak AB pun, sebelumnya mengimbau kepada kepengurusan LAM di Anambas untuk dapat lebih memainkan perannya dalam memajukan adat istiadat Melayu.

Kepengurusan LAM di Anambas pun, sebelumnya telah disepakati melalui Musda yang dilaksanakan pada tanggal 6 November 2016 kemarin.

"Kepengurusan LAM Anambas yang ada diharapkan dapat menjaga adat resam Melayu yang semakin hari semakin dilupakan. Tantangan ke depannya sudah barang tentu semakin berat. Sesuai dengan AD/ART LAM Provinsi Kepri, baik ketua dan pengurusnya berhak menyandang gelar Dato'," ungkapnya.

"Gelar yang disandang ini, memiliki filsafah. Orang yang menyandangnya harus menjadi teladan, menjadi tempat berpautnya masyarakat Melayu. Mampu memainkan perannya sebagai seorang pemimpin. Menurut tunjuk ajar Melayu," ungkapnya lagi.

Ia pun mengingatkan, gelar yang disandang bukan untuk selama-lamanya. Gelar yang dianugerahkan ini dapat gugur dan hilang. Pihaknya berharap, dapat saling menjaga dan menjalankan amanah sebagai seorang Dato'.

"Dapat menjaga marwah sebagai orang Melayu. Bila tidak saling menjaga, ibarat pepatah Nila setitik, rusak santan sebelanga," tutupnya. (*)

Bakal Bukukan Budaya Melayu Anambas

TAK hanya melantik sejumlah pengurus di kecamatan serta menjalin silaturahmi dengan sejumlah paguyuban yang ada di Anambas, Lembaga Adat Melayu (LAM) di Anambas kini juga disibukkan dengan penggalian seni budaya serta sejarah Melayu yang ada di Anambas.

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved