Earth Hour 2018
INGAT, Malam Ini Mulai 20.30 WIB Dunia Dibikin Gelap. Begini Sejarah Earth Hour
Kegiatan ini berupa pemadaman lampu yang tidak diperlukan di rumah dan perkantoran selama satu jam
TRIBUNBATAM.ID - Kaum millennials pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah ini.
Istilah Earth Hour mulai diperkenalkan kepada masyarakat dunia sejak tahun 2007.
Earth Hour (Jam Bumi) adalah sebuah kegiatan global yang diselenggarakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) pada setiap Sabtu di akhir bulan Maret.
Kegiatan ini berupa pemadaman lampu yang tidak diperlukan di rumah dan perkantoran selama satu jam.
Baca: Syahrini: Bagus Ya Tempat Hitler Bunuh-bunuhan Dulu. Ulah Syahrini Disorot Media Jerman
Baca: Seperti Prabowo, Jenderal Gatot Nurmantyo Juga Bicara Indonesia Bubar 2030
Baca: HEBOH! Hati-hati, Beredar Permen Cinta yang Katanya Bisa Bikin Makin Jos
Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran perlunya tindakan khusus guna menghadapi perubahan iklim di bumi.
Logo yang digunakan dalam Earth Hour adalah tanda 60+ dengan motif gambar planet bumi.
Awalnya Earth Hour hanya menggunakan angka 60 saja yang melambangkan 60 menit sebagai waktu yang digunakan untuk berpartisipasi dalam Earth Hour.
Namun, sejak 2011 logo Earth Hour mendapat tambahan tanda plus (+) di belakang angka 60.
Tanda plus ini menggambarkan tujuan Earth Hour sendiri yang mendorong masyarakat dunia untuk melakukan aksi lanjutan setelah satu jam mematikan lampu.
Dilansir dari Wikipedia, Earth Hour pertama kali dicetuskan oleh WWF dan Leo Burnett pada 2007 di Sydney, Australia.
Saat itu 2,2 juta penduduk Sydney berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Mereka memadamkan semua lampu yang tidak diperlukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/earth-hour_20180324_184857.jpg)