Austria Tolak Usir Diplomat Rusia
Juru bicara pemerintah Peter Launsky-Tieffenthal berujar, Wina tidak akan mengambil tindakan di level nasional.
Di antaranya terdapat 16 negara anggota UE, Amerika Serikat (AS), Kanada, Ukraina, Norwegia, Albania, dan Australia.
Baca: Pengusiran Diplomat Rusia dari Eropa Timbulkan Perang Dingin. Piala Dunia 2018 Terancam?
Baca: Pengusiran Diplomat Rusia di 17 Negara Berbuntut Perang Twitter. Anehnya, Trump Justru Bungkam
Langkah itu sebagai bentuk solidaritas atas kasus mantan agen ganda bernama Sergei Skripal dan putrinya Yulia yang diduga diracun di Salisbury (4/3/2018).
Dalam pidatonya di Majelis Rendah Parlemen Inggris, Perdana Menteri Theresa May berkata kalau solidaritas telah ditunjukkan oleh UE, maupun anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Dia menyebut aksi tersebut merupakan
"Pengusiran kolektif terhadap agen rahasia Rusia terbesar dalam sejarah".
"Bersama, kita telah menyebarkan pesan bahwa kita tidak akan membiarkan Rusia mencemooh hukum internasional dan merendahkan kedaulatan kita," kata May.
(kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Austria Menolak Usir Diplomat Rusia"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/suasana-kota-wina-austria_20160618_093057.jpg)