Minggu, 26 April 2026

Polres Anambas Berbagi Kebahagiaan! Kapolres Turun Bantu Sembako ke Keluarga Razak!

Polres Anambas berbagi kebahagiaan dengan warga kurang mampu! Kapolres turun berikan sembako ke warga!

Tribun/Septyan Mulia Rohman
Kondisi Dapur rumah Razak dan Samidar di Desa Tarempa Barat Daya Kecamatan Siantan 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Senyum seketika menyapa dari Sabariah. Siswi kelas lima di salahsatu sekolah dasar negeri di Rekam Desa Tarempa Barat Daya itu dengan santun mempersilahkan masuk.

Sesekali ia menegur adik laki-lakinya Safaruddin yang baru berumur enam tahun. "Adik, tak boleh begitu di depan Oom. Yang sopan," ujarnya Jumat (6/4/2018).

Tidak hanya Sabariah, Samidar ibu dari dua anak itu juga menegur anak laki-lakinya yang memang terlihat aktif ingin mencari perhatian semenjak anggota Polres Anambas datang.

Baca: Terungkap! Inilah 7 Teknik Selamatkan Diri dari Serangan Hewan Buas! Nomor 2 Mengejutkan!

Baca: Mengejutkan! Inilah Alasan Wajib Pilot dan Pramugari Harus Mesra! Begini Penjelasannya!

Baca: Jangan Panik! Ini Terjadi pada Tubuh Anda saat Berada di Pesawat Terbang! Begini Cara Mengatasinya!

Baca: Terungkap! Inilah 5 Fakta Mengejutkan Dokter Terawan! Nomor 3-4 Paling Menghebohkan!

Mereka bertiga tampak duduk bersila di halaman depan rumah panggung berbahan kayu berwarna hijau. Sudah lebih kurang lima tahun terakhir Samidar dan suaminya Razak tinggal di rumah yang masuk ke RT 03 RW 03 Dusun Satu Desa Tarempa Barat Daya, Kecamatan Siantan.

Tidak jauh dari Samidar duduk, terlihat tumpukan rumput yang telah dimasukkan ke dalam karung. "Ayahnya sehari-hari ambil rumput. Biasanya cari rumput dari jam tujuh.

Sambil antar anak yang besar berangkat sekolah. Jam setengah sebelas bisa bawa tiga karung. Kadang orang yang datang ambil rumputnya untuk makan ternak. Biasa orang beli sepuluh ribu rupiah per karung," cerita Samidar yang berusia empat puluh tahun ini.

Mencari rumput sesungguhnya bukan pekerjaan tetap Razak yang telah berusia 57 tahun ini. Sadariah mengatakan, suaminya tidak jarang mencari pekerjaan lain untuk menyambung hidup keluarganya.

Mulai dari menjadi kuli bangunan, sampai mencari ikan Tamban untuk lauk. Kondisi Razak sebagai tulang punggung pun, diakuinya sempat terganggu ketika mengalami kecelakaan lalu lintas pada tahun 2017 kemarin.

Hari terakhir bulan suci Ramadan kemarin, Razak harus menghabiskan waktunya untuk menjalani pengobatan setelah mengalami laka lantas di Arung Hijau Desa Tiangau Kecamatan Siantan Selatan.

"Sempat dirawat di rumah sakit Matak, Pak. Kepalanya sampai dapat 12 jahitan. Habis bertabur lemang itu di jalan Arung Hijau. Rencananya, lemang itu ‎ia mau bawa pulang untuk disantap bersama keluarga," ujarnya.

Baca: Inilah 5 Jenis Sakit Kepala! Begini Gejala dan Cara Tercepat Mengatasinya!

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved