Fakta Pahit Diterima Pasangan Pelajar SMP Bantaeng yang Hendak Nikah Dini Ini

Pasangan sejoli siswa SMP yang hendak menikah di usia 14 tahun, akhirnya batal menjadi suami-istri.

Fakta Pahit Diterima Pasangan Pelajar SMP Bantaeng yang Hendak Nikah Dini Ini
Tribun Timur
Pasangan remaja SMP yang hendak menikah di Bantaeng, Sulawesi Selatan 

Padahal, diketahui, proses pencatatan tidak boleh ditolak lagi setelah keduanya mengantongi dispensasi dari Pengadilan Agama Bantaeng.

Apalagi, mempelai pria sudah menyiapkan uang panaik atau mahar untuk pasangannya.

Mahar atau lebih dikenal sebagai uang panaik menjadi sebuah tradisi jika ingin menikahi gadis Bugis Makassar.

Uang panaik pun jumlahnya bervariasi, tergantung kesepakatan antara pihak mempelai pria dan wanita.

Begitupun terjadi untuk pasangan anak di bawah umur SY dan FA yang bakal menikah di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

SY rupanya membawa uang panaik sebanyak RP 10 juta ditambah beras 200 liter.

Selain uang tunai dan beras. Mahar berikutnya pun berupa sebidang tanah seluas 5 are.

"Uang panaiknya Rp 10 juta, beras 200 liter dan tanah 5 are," kata SY kepada TribunBantaeng.com, Senin (16/4/2018).

Ibunda SY, Dg Sanang mengungkapkan bahwa dia menikahkan anaknya lantaran usianya yang sudah tua.

"Saya tuami jadi karna saya liat anakku sudah punya pacar, makanya saya kawinkanmi," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved