Perang Suriah

SEDERET Kesalahan AS Saat Invasi ke Irak dan Gantung Saddam Husein, Akankah Terulang di Suriah?

Ada sederet kesalahan Amerika Serikat ketika menginvasi Irak dan menggantung Saddam Husain.

SEDERET Kesalahan AS Saat Invasi ke Irak dan Gantung Saddam Husein, Akankah Terulang di Suriah?
istimewa/tribun jabar
Saddam Hussein 

Saat itu Saddam menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tak pernah memikirkan untuk menggunakan senjata pemusnah massal.

“Hal itu tak pernah dibahas. Menggunakan senjata pemusnah massal melawan dunia? Adakah orang yang mampu melakukannya? Siapa yang akan menggunakan senjata itu terhadap mereka yang tak pernah menyerang kami?” ujar Saddam kepada Nixon waktu itu, seperti dikutip dari Kompas.com.

Ia menambahkan, pernyataan Saddam itu bukanlah hal yang ingin didengar Amerika Serikat.

Padahal, dugaan kepemilikan senjata pemusnah massal yang menjadi pembenar invasi kontroversial AS dan Inggris terhadap Irak.

Saddam Hussein mendengarkan putusan akhir persidangannya di Baghdad, Irak, 26 Juli 2006.
Saddam Hussein mendengarkan putusan akhir persidangannya di Baghdad, Irak, 26 Juli 2006. (GETTY IMAGES)

Kesalahan fatal AS ketika menginvasi Irak

Kesalahan intelijen terkait senjata pemusnah massal di Irak bukan satu-satunya kesalahan AS.

Nixon mengatakan, Saddam sudah memperingatkan soal nation building jika pemerintah Amerika Serikat ingin mengelola Irak.

“Anda akan gagal. Anda akan menyadari tak mudah untuk memerintah Irak,” tambah Saddam seperti disampaikan Nixon.

Masih kepada Nixon, Saddam mengatakan, pemerintah AS tidak memahami rakyat Irak karena AS tak memahami bahasa, pola pikir, sejarah, hingga cuaca negeri yang disebut sebagai Negeri 1001 Malam itu.

Ternyata prediksi Saddam menjadi kenyataan.

Halaman
123
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved