Tausiah Ramadan

Kelembutan dan Cinta Kasih

Dalam Alquran dan Hadist banyak ayat serupa agar kita senantiasa mengedepankan sikap kasih sayang dan lapang hati dalam menjalin relasi sosial

TRIBUNTIMUR
Ilustrasi berdoa 

Sifat rahman rahim Allah itu sebagian kecil dialirkan pada orangtua kita, terutama sosok ibu.

Cinta kasihnya tak pernah padam. Selalu menyala dan mengalirkan energi kasih sayang pada anak-anaknya sepanjang hayatnya tanpa mengharap imbalan, bagaikan sang surya menyinari dunia. Sedemikian luhur dan mulia fitrah manusia dan pesan ilahi agar kita senantiasa berbagai kasih, hidup saling tolong menolong.

Makanya hati kita menjadi gelisah setiap melihat dan menghadapi perseteruan, perkelahian dan peperangan. Hati dan nalar sehat kita juga protes setiap mendengar berita terjadinya kekerasan, bom bunuh diri, dengan mengatasnamakan ajaran Allah.
Absurd, menyampaikan pesan Allah yang maha rahman rahim dengan menciptakan kekerasan.

Dulu Rasulullah terpaksa berperang untuk membela diri. Ajaran Islam yang baru tumbuh, ibarat benih pohon, agar tidak mati mesti dilindungi, dipagari, antara lain dengan perang.

Tapi Islam bukan agama mesin perang. Perang dalam Islam selalu bersifat terpaksa untuk membela diri. Jadi, sifat dan sikap lemah lembut tidak berarti lemah, namun senantiasa setia pada prinsip kebenaran dan bersikap tegas. (*)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved