Buronan KPK Malaysia Jho Low Diduga Berada di Macau, Tapi Sulit Ditangkap karena Hal Ini

Pengusaha Low Taek Jho atau dikenal dengan nama Jho Low, diyakini bersembunyi di Macau, menurut laporan The Malaysia Reserve.

Jho Low 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Pengusaha Low Taek Jho atau dikenal dengan nama Jho Low, diyakini bersembunyi di Macau, menurut laporan The Malaysia Reserve.

Jho Low menjadi buronan Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC/SPRM) terkait skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad bersama Nik Faisal Ariff Kamil, mantan CEO SRC International, anak perusahaan 1MDB.

Pihak berwenang Malaysia tidak dapat mengejar Jho Low karena negara itu tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Macau, kata surat kabar itu, mengutip "sumber pemerintah".

Jho Low sendiri telah membantah terlibat dalam skandal 1MDB tersebut karena hanya menjabat sebagai penasihat tidak resmi di perusahaan itu.

Baca: Dilaporkan ke Interpol, Jho Low Bakal Sulit Sembunyi, Mantan CEO SRC Kabarnya Kabur ke Indonesia

Baca: Terkait Skandal 1MDB, Singapura Sudah Masukkan Jho Low dalam Red Notice Interpol Sejak 2016

Baca: Bisakah Najib Razak Mengelak? Liburan Bersama Istri, Belanja Miliaran Pakai kartu Kredit Perusahaan

Jho Low melalui perwakilannya menyebutkan bahwa dirinya siap membantu penyelidikan kasus tersebut.

Pada 8 Juni, Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengatakan bahwa Jho Low bersembunyi di negara yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Malaysia.

"Kami berusaha untuk menangkap Jho Low, tetapi dia tidak di negara ini. Dan kami tidak memiliki hak ekstradisi di negara tempat dia bersembunyi," katanya.

Meskipun sulit dipulangkan ke Malaysia, namun pengusaha itu diperkirakan akan sulit kabur karena salah satu negara yang memburunya adalah Amerika Serikat yang memiliki jaringan diplomatik yang luas.

Jho Low dan Nik Faisal menjadi tersangka dalam kasus aliran dana SRC dan diduga telah mentransfer RM42 juta atau sekitar Rp 147 miliar ) ke rekening pribadi mantan perdana menteri Najib Razak.

Najib sendiri sudah mintai keterangan terkait kasus ini, begitu juga istrinya, Rosmah Mansor.

Terpusah, Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng mengatakan, aset yang dirampas dari 1MDB akan dikembalikan ke Malaysia secepat mungkin.

Hal itu diungkapkan Lim melalui akun Twitternya setelah mengadakan pertemuan dengan Duta Amerika Syarikat (AS) di Malaysia, Kamala Shirin Lakhdhir.

"Beliau (Kamala Shirlin) memberi jaminan kepada saya bahawa aset yang dirampas daripada 1MDB akan dikembalikan kepada Malaysia secepat mungkin," katanya sweperti dilansir Kantor Berita Malaysia, Bernama.

Seperti diketahui, Kejaksaan Agung AS sudah lebih maju dalam penyeleidikan kasus pencucian uang yang dilakukan Jho Low di negara tersebut.

Sejumlah aset seperti perhiasan dari artis yang pernah dkeat dengan Jho Low, Miranda Kerr, serta lukisan mahal dari aktor Leonardo Dicaprio juga sudah disita.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved