Korban Kebakaran, Anggit Selamat Berkat Kulkas. Kondisinya Mulai membaik

Kondisi Anggit (18), korban kebakaran di Batuampar berangsur membaik. Ia masih menjalani perawatan intensif di RS Budi Kemuliaan (RSBK)

tribunbatam/eko setiawan
Korban kebakaran di kawasan industri MIP Batuampar dirawat di RSBK, Kamis (21/6/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kondisi Anggit (18), korban kebakaran di Batuampar berangsur membaik. Ia masih menjalani perawatan intensif di RS Budi Kemuliaan (RSBK) Batam, Jumat (22/6/2018).

Anggit merupakan satu-satunya korban selamat saat kebakaran melanda rumah Joshua di Mega Industrial Park, Batuampar.

Sedangkan enam orang meninggal yakni Jhosua, istrinya Yang Fang alias Fang Fang (35), dan tiga anaknya yakni Theresia Jhose Fang (alias Coco), anak pertama, 11 tahun yang telah naik kelas 6 SD, Wiliam Jhose Fang (9), Abygail Jhose Fang (7) baru mau masuk SD. Satu korban tewas lainnya yakni Ace, pembantu keluarga.

Baca: Karyawan Joshua: Kami Sempat Terima Gaji Sebelum Musibah Kebakaran Terjadi

Lantas bagaimana Anggit mampu bertahan dalam ruangan yang pengap dengan asap itu? Kapolsek Batu Ampar AKP Ricky Firmansyah mengatakan, saat ditemukan Anggit berada di atas Ace. Posisi mulutnya menghadap ke kulkas yang terbuka sedikit. Disinyalir Anggit selamat karena menghirup udara dari kulkas.

"Saat api padam petugas kebakaran langsung menuju ke belakang. Saat diselamatkan, Anggit menghela nafas panjang. Di sana kemudian dia langsung di evakuasi ke RSBK," sebutnya.

Jhosua ditemukan di ruang tengah. Sedangkan istri dan anak serta pembantunya di ruang dapur. Ruangan dapur rumah itu berukuran 5x2 meter. Bayangkan saja, ruangan seluas 5x2 meter tersebut sudah penuh dengan beberapa barang seperti kulkas, mesin cuci, meja buat masak dan beberapa lemari untuk letak piring.

"Saat ditemukan, anak-anaknya tergetak di bagian ujung, istrinya di bagian tengah sementara dua pembantu saling berhimpitan di depan kulkas," sebut Ricky lagi

Berangsur membaik

Kondisi korban yang selamat dari kejadian kebakaran di MIP, Batu Ampar, Anggit berangsur kelihatan sudah mulai membaik. Namun Anggit belum bisa dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Ia masih trauma paska kejadian tersebut. Polisi juga tidak mau terburu-buru melakukan pemeriksaan karena kondisi korban masih belum stabil.

Terlihat ia sudah banyak dikunjungi oleh kerabat dan teman-temannya.

"Keluarganya nanti sore baru sampai dari Bangka Belitung kak. Kami juga sebenarnya tak kenal sama kak Anggit. Tetapi saudara saya di Bangka kenal sama keluarga kak Anggit. Saya disuruh kesini untuk lihat kondisi Anggit," ujar Kerabat Anggit, Jumat (22/6) di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK).

Ia melanjutkan respon Anggit hanya bisa menatap ke mereka saja. Saat ditanyai apapun Anggit tak menjawab.

Anggit mendapatkan penjagaan ekstra. Banyak polisi yang secara bergantian mengawasi Anggit.

Hal serupa juga yang di lakukan oleh Anggit. Ia hanya bisa menatap setiap pengunjung yang datang dan masih enggan berkomentar kepada pengunjung.

Hanya saja apabila ia ditanya oleh kerabatnya, Anggit hanya bisa mengangguk. Sesekali juga ia tersenyum saat dicandai oleh kerabatnya. Bahkan Anggit juga sempat menangis ketika disinggung keluarganya yang belum hadir pada saat itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved