Xiaomi, Si Padi Kecil yang Melejit Sebagai Smartphone Bagus dengan Harga Murah
Selain murah, Xiaomi Mi 1 juga menggunakan firmware MIUI berbasis Android yang menyerupai TouchWiz dari Samsung dan iOS dari Apple
TRIBUNBATAM.id - Siapa yang tak kenal dengan brand smartphone Xiaomi?
Pastinya kenal dong, smartphone asal negara tirai bambu ini mulai digemari karena harganya yang murah dan kualitasnya yang tak kalah dengan brand terkenal lainnya.
Xiaomi yang berdiri sejak tahun 2010 ini mampu bersaing dengan produsen smartphone besar lainnya.
Baca: Inilah 12 Kata Indah dalam Bahasa Indonesia, Nirmala Paling Bagus Artinya
Baca: BREAKING NEWS. Hujan Deras Guyur Batam. Sejumlah Wilayah di Batam Banjir!
Baca: Penertiban Hunian di Sei Pancur Batam, Warga Ajak Satpol PP Makan Bersama dan Berunding
Bahkan, kini brand tersebut disebut sebagai ‘Apple’ Asia.
Yaa, brand Xiaomi disejajarkan dengan brand seperti Samsung, Asus dan pabrikan ponsel lainnya yang lebih dulu hadir.
Namun, tahukah kamu, Xiaomi memiliki sejarah yang panjang untuk sampai tahapan ini.
Seperti dilansir Wikipedia, Xiaomi mulai didirikan oleh Lei Jun bersama delapan mitra pada 6 Juni 2010.
Arti Xiaomi
Lei Juin memilih nama Xiaomi. Nama Xiaomi cukup unik.
Bagi orang Tiongkok, Xiaomi diucapkan dengan sebutan Shao Mi.
Shao Mi berarti padi kecil atau nasi kecil.
Baca: Jelang Idul Kurban, Dinas Pertanian Bintan Pantau Sapi Kurban. Waspadai 3 Penyakit Ini
Baca: Cerita Putra Saat Temukan Jasad Bayi Ketika Bakar Sampah di Batuaji: Apinya Sudah Nyala 15 Menit
Baca: Oi! Bekonya Berhentikan Dulu! Kita Berunding Dulu
Nama itu ternyata membawa keberuntungan.
Pada awalnya, Xiaomi adalah perusahaan software yang membuat custom ROM berbasis sistem operasi Android.
Firmware berbasis Android pertamanya, MIUI, dirilis pada 16 Agustus 2010.
Setahun setelah berdiri yaitu Agustus 2011, Xiaomi merilis smartphone Mi 1.
Xiaomi terkenal dengan harga murah.
Selain dijual murah, Mi 1 menggunakan firmware MIUI berbasis Android yang menyerupai TouchWiz dari Samsung dan iOS dari Apple.
Sejak kehadiran smartphone pertamanya, perjalanan Xiaomi tak terbendung, pabrikan ponsel ini secara reguler menghadirkan smartphone yang laris di pasaran.

Apalagi dengan hadirnya Hugo barra mantan vice president dan spokesperson divisi Android di Google.
Menjadi kepala pasar internasional Xiaomi pada Februari 2014, Hugo Barra memulai ekspansi Xioami ke tingkat global.
Nama Xioami menglobal dengan deretan produknya yang dijual secara E-commerce.
Teknik penjualan Xiaomi melalui online menjadi salah satu alasan mengapa smartphone ini bisa mendunia dan digemari.
Namun pertanyaan banyak orang mengapa Xioami dapat menjual smartphone dengan kualitas baik dan menjualnya murah?
Xiaomi tidak mengumbar promo, tetapi berjanji bakal terus memegang prinsip sebagai vendor smartphone berspesifikasi tinggi dengan harga terjangkau.

Setidaknya begitu yang diindikasikan CEO Xiaomi, Lei Jun, di sela-sela peluncuran Mi 6X di Wuhan University, Chin beberapa waktu lalu.
Lei Jun mengatakan, semua produk Xiaomi hanya akan meraup profit maksimal lima persen dari harga penjualan.
Produk yang dimaksud mencakup smartphone, perangkat Internet of Things (IoT), serta perangkat gaya hidup semacam wearable.
Kesan Pendiri Apple pada Xiaomi
Untuk sebagian besar orang, nama Xiaomi, mungkin, masih terdengar asing di Indonesia.
Namun, pada kenyataannya, vendor ponsel pintar asal China ini ternyata sudah mulai mencuri perhatian dari dunia internasional.
Tokoh legendaris dunia teknologi Steve Wozniak pun tidak segan-segan menyatakan dukungannya terhadap Xiaomi.
Menurut sang pendiri Apple tersebut, Xiaomi bisa saja sukses di dunia internasional.
"Xiaomi memiliki produk yang sempurna; mereka cukup baik untuk menguasai pasar Amerika," kata Wozniak kepada sekelompok reporter di kantor Xiaomi yang terletak di Beijing, China.
Wozniak, seperti dikutip dari PCWorld, Selasa (14/1/2014), diundang oleh pihak Xiaomi untuk mengunjungi kantor dan bertemu dengan para teknisi Xiaomi.

Dalam kunjungan tersebut, Woz, nama panggilan Wozniak, juga membeberkan bahwa ia telah mulai menggunakan produk besutan Xiaomi.
Woz pun mengaku terkesan dengan Xiaomi dan produk-produk buatannya.
"Perusahaan ini memiliki visi yang bagus dan kuat," kata Wozniak.
"Produk yang dibuat perusahaan sejauh ini merupakan elemen kunci ke masa depan".
Xiaomi sendiri sebenarnya pemain baru di dunia ponsel pintar Android.
Perusahaan yang didirikan oleh seorang bernama Lei Jun ini baru merilis produk ponsel di tahun 2010.
Nama perusahaan ini tersebut mendadak tenar karena prestasinya dalam menjual ratusan ribu produknya hanya dalam waktu singkat.
Sebagai contoh, Hongmi, ponsel seri mid-end, laku terjual 100.000 unit dalam waktu 90 detik saja.

Seri Mi-3, ponsel yang lebih high-end, pernah terjual 100.000 unit dalam waktu 86 detik.
Ponsel besutan Xiaomi begitu digemari karena menawarkan spesifikasi yang tinggi dengan harga yang tidak terlalu mahal.
Nama Xiaomi semakin dikenal di dunia internasional setelah menggaet salah satu petinggi Google, Hugo Barra.
Pihak Xiaomi sudah berencana melebarkan sayapnya.
Mereka tidak hanya akan menjual produknya di China dan Taiwan saja, tetapi sudah memasarkan produk di Asia Tenggara.(rio)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/konter-mi-home-di-spanyol_20180725_115531.jpg)