Link Live Streaming Gerhana Bulan 28 Juli Sabtu Dinihari. BMKG Rilis Cuaca di 34 Kota Saat Gerhana

BMKG merilis prakiraan cuaca saat Gerhana Bulan Total atau Blood pada Sabtu (28/7/2018) dinihari WIB dan link live streaming Gerhana

Link Live Streaming Gerhana Bulan 28 Juli Sabtu Dinihari. BMKG Rilis Cuaca di 34 Kota Saat Gerhana
TWITTER/BMKG
Gerhana Bulan Total akan terjadi pada Sabtu, 28 Juli 2018 dinihari WIB 

LIVE dari Banjarnegara

LIVE dari Jayapura

LIVE dari Jayapura

LIVE dari Yogyakarta

LIVE dari Bengkulu

LIVE dari Kampus STMKG

LIVE dari Medan

Keistimewaan Gerhana 28 Juli

Sabtu, 28 Juli 2018 dinihari WIB, Indonesia akan disambangi fenomena langit gerhana bulan total. Fenomena alam yang juga disebut dengan " blood moon" ini sangat istimewa.

Pasalnya, ini akan menjadi gerhana bulan total terlama pada abad ini.

Bersiaplah, Gerhana Bulan 28 Juli Nanti Digadang-gadang Akan Jadi yang Terlama di Abad 21
Bersiaplah, Gerhana Bulan 28 Juli Nanti Digadang-gadang Akan Jadi yang Terlama di Abad 21 (National Geographic)

Terlama

"Durasi gerhana secara keseluruhan adalah 6 jam 14 menit," kata Marufin Sudibyo, serorang astronom amatir kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Jumat (06/07/2018).

Gerhana ini menjadi yang terlama karena posisi bulan. Pada 28 Juli 2018 mendatang, bulan akan berada di titik apogee atau titik terjauh dari Bumi.

"Pada saat puncak gerhana, jarak Bumi dan Bulan diperhitungkan sebesar 406.100 kilometer," kata Marufin.

"(Hal ini membuat) gerak relatif Bulan terhadap Bumi adalah yang terpelan dibandingkan purnama-purnama sebelumnya," jelas Marufin.

Ada warna Biru

Selain punya durasi yang lama, gerhana kali ini menjadi istimewa karena sapuan warna biru di paras bulan.

"Sapuan warna biru di paras Bulan akibat hamburan cahaya Matahari oleh molekul-molekul Ozon," ujar Marufin.

"(Hal ini) menjadi lebih bisa diamati dengan baik," sambungnya.

Marufin juga menjelaskan keistimewaan gerhana bulan nanti adalah karena faktir cuaca.

"Gerhana ini terjadi pada musim kemarau," ujarnya.

"Sehingga langit relatif akan lebih bersih," tambahnya.

Ini berarti blood moon akan lebih mudah diamati tanpa takut hujan seperti fenomena gerhana sebelumnya.

Didampingi Mars

Menambah keistimewaannya, pada gerhana kali ini bulan akan berdampingan dengan planet Mars di langit Indonesia.

"Gerhana Bulan ini bertepatan dengan saat Mars berada pada posisi terdekat dengan Bumi dalam 15 tahun terakhir," kata Marufin.

"Magnitudonya (Mars) diperkirakan -2,7 (normalnya hanya -0,5) sehingga jauh lebih mudah diamati," katanya.

(sn/kompas/twitterbmkg)

Penulis: nandrson
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved