Sebelum Jadi Orang Kaya Raya, Jack Ma Pernah Jadi Guru. Begini Pengakuannya
Tak ada yang menyangka, bocah kecil yang lahir dari keluarga miskin itu kini menjadi orang terkaya di China
TRIBUNBATAM.ID-Jack Ma Dulu Ditolak Kerja Dimana-mana, Kini Jadi Orang Terkaya
Tak ada yang menyangka, bocah kecil yang lahir dari keluarga miskin itu kini menjadi orang terkaya di China.
Tak ada pula yang menyangka remaja yang dulu lamaran kerjanya selalu ditolak itu kini menjadi pengusaha paling sukses di dunia dengan perusahaan e-commerce top dunia, AliBaba.
Jack Ma, dialah sang pengusaha revolusioner.
Baca: Rumah Jack Ma Harganya Rp 2,8 Triliun, Hanya Kalah dari Rumah Pangeran Arab. Begini Penampakannya
Baca: Penulis Misterius Bikin Geram Trump, Wapres Amerika Diduga Penulis Artikel Kontroversialnya
Baca: Jack Ma Pensiun Bergelimang Harta, Inilah Kisah Pahit di Balik Kesuksesannya
Baca: Orang Dalam Gedung Putih Ungkap Rencana Singkirkan Presiden Trump, Begini Bocorannya
Jack Ma lahir pada 10 September 1964 di Provinsi Hangzhou.
Ia lahir dari keluarga miskin yang menjadi korban dari revolusi kultural di China.
Tapi ia tak pernah kehabisan akal.
Lihat saja bagaimana cara dia belajar bahasa inggris.
Setiap hari, Jack Ma secara sukarela mengantarkan para turis tanpa dibayar.
Tapi uang memang bukanlah tujuannya.
Jack Ma sengaja mengantar para wisatawan supaya dia bisa belajar bahasa inggris dari mereka.
"Setiap hari selama lima tahun, saya menawarkan jasa guide secara gratis dan mereka mengajari saya bahasa inggris,"
ungkapnya dalam sebuah kesempatan wawancara sebagaimana dilansir TRND Videos.
Ketika usianya menginjak remaja, Jack Ma sebagaimana yang lainya ia pun ingin menempuh pendidikan di universitas.
Tapi tidak kampus yang hendak ia masuki, ternyata menolaknya.
Bahkan ia 10 kali ditolak oleh salah satu universitas paling prestisius di dunia, Harvard University.
Tak cuma itu, perjalanan karier Jack Ma pun penuh tantangan.
Semua orang seperti menutup pintu untuknya.
"Selama tiga tahun, saya mencoba mencari universitas, saya juga mencoba melamar pekerjaan. 30 kali dan semuanya ditolak."
"Bahkan untuk menjadi pelayan di KFC saja saya ditolak. Ada 34 orang yang melamar, dan 33 orang diterima, cuma saya yang ditolak," jelasnya.
Namun akhirnya Jack Ma menemukan tempat untuk mendapatkan penghasilan.
Ia diterima menjadi guru sekolah dimana saat itu ia digaji USD 10 per bulan.
Kabar baik tampaknya kian mendekat terutama saat tahun 1995 internet mulai dikenal.
Jack Ma punya ide revolusioner untuk mengembangkan pasar online yang kemudian terbukti menjadi yang terbesar di China bahkan di dunia.
"Tak ada seorang pun yang percaya bahwa saya dapat berhasil."
"Karena semua orang berkata bahwa saya ini orang yang aneh, punya pikiran berbeda."
"Mereka tak percaya ketika saya mengutarakan ide untuk melakukan sesuatu hal dengan internet,"
ucapnya.
"Mereka bilang, 'ini ide bodoh kan? Kita tak pernah mendengar tentang internet dan kamu pun tak tahu apa-apa soal komputer" tambah Jack Ma menirukan ucapan teman-temannya.
Ia tak menyerah, bahkan ketika usahanya bangkrut.
Jack Ma berhasil meyakinkan teman-temannya untuk berinvestasi mengembangkan bisnis itu.
Kini, prediksi Jack Ma benar.
Ia berhasil mengembangkan AliBaba hingga menjadi yang paling sukses di dunia.
Bahkan nilai AliBaba disebut-sebut melebihi potensi yang dimiliki facebook.
Dalam perhitungan per hari, AliBaba pun disebut berhasil melampaui e-Bay dan Amazon.
"Saya cuma ingin cari kerja, tapi karena tidak dapat, maka saya yang ciptakan sendiri pekerjaan itu," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/jack-ma_20180909_230432.jpg)