Minggu, 12 April 2026

Ingin Kembangkan Pelabuhan, BP Batam Terinspirasi Terusan Suez di Mesir

Pembangunan terusan Suez di Mesir akan menjadi inspirasi pembangunan Pelabuhan di Batam.

Penulis: Dewi Haryati |
ISTIMEWA

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan pertemuan dengan SCA Suez Canal Authority, Senin (1/10/2018) lalu di kantor SCA Suez Canal Mesir.

Pertemuan dipimpin langsung Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo didampingi Direktur PTSP, Ady Soegiharto, Kasubdit Humas, M Taofan, Kasi Media Promosi, Ariastuty Sirait serta beberapa pengusaha Batam.

Seperti Hendra Asman, Cheng Liang dan juga Mulyadi dan Kabid Ekonomi KBRI di Cairo, Yubil Septian.

Pertemuan BP Batam diterima Jenderal Angkatan Laut Ahmed Aribi, General Manager Pajak dan Cukai, Ahmed Mahmaout dan Kepala Hubungan Luar Negeri, Khalid Tuha.

Baca: Tertarik Ikut Lomba Infografis BP Batam Dalam Rangka Hari Bakti BP Batam, Perhatikan Syaratnya

Baca: Jago Fotografi? Ikuti Lomba Fotografi BP Batam Berikut Ini

Baca: Jago Fotografi? Ikuti Lomba Fotografi BP Batam Berikut Ini

"Dalam waktu 1 tahun Terusan Suez kedua yang panjangnya 72 km paralel dengan Terusan Suez pertama-menghubungkan Asia dan Afrika ini sudah menjadi permata baru di timur tengah," kata Jenderal Angkatan Laut Ahmed Aribi, dalam rilis Humas BP Batam yang diterima Tribun, Rabu (3/10/2018).

Sementara itu, Kepala BP Batam, Lukita mengatakan, pembangunan terusan baru ini menjadi inspirasi pembangunan Pelabuhan di Batam.

"Semangat kerjasama dan cita-cita yang luhur untuk mengembangkan Batam. Semua mimpi bisa menjadi kenyataan," kata Lukita dalam pertemuan tersebut.

Selain berdialog, delegasi juga mengunjungi wilayah perikanan yang luasnya 7.500 hektare.

Kawasan itu mampu menghasikan kebutuhan masyarakat Mesir yang berjumlah 100 juta penduduk.

Sementara itu, Hendra sebagai perwakilan dari pengusaha Batam mengatakan, poin penting yang harus segera ditangkap dari hasil pertemuan, yaitu terbukanya peluang kerjasama ekspor import, terutama di bidang perikanan.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan mengundang Suez Canal Authority berkunjung ke Batam serta menjalin kerjasama untuk pembangunan di kedua daerah tersebut.

Untuk diketahui, SCA Suez Canal Authority atau Otoritas Terusan Suez yang didirikan 26 Juli 1956, adalah publik dan otoritas independen yang berada langsung di bawah Perdana Menteri.

Tugasnya mengelola, mengoperasikan, menggunakan, memelihara dan meningkatkan Terusan Suez.

Terusan Suez sendiri merupakan salah satu saluran air terpenting di dunia.

Terusan Suez (dalam bahasa Arab: Qanat as-Suways), menjadi jalur air laut buatan yang menjorok ke utara ke selatan, melintasi Tanah Genting Suez di Mesir untuk menghubungkan Laut Tengah dan Laut Merah.

Kanal memisahkan benua Afrika dari Asia, dan menyediakan rute maritim terpendek antara Eropa dan daratan yang terletak di sekitar samudra Pasifik India dan barat.

Ini adalah salah satu jalur pelayaran yang paling banyak digunakan di dunia, sehingga potensi ekonominya besar. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved