Minggu, 31 Mei 2026

MOTOGP

MotoGP Jepang - Marquez Sulit Hadapi Wheelie Ducati dan Senjata Baru Valentino Rossi dan Vinales

Bos-bos Honda tentu berharap Marc Marquez bisa merayakan gelar juara dunia di MotoGP Jepang, seperti tahun 2014 dan 2016.

Tayang:
screenshot motogp
Marc Marquez bersaing dengan Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales 

TRIBUNBATAM.id, MOTEGI - Bos-bos Honda tentu berharap Marc Marquez bisa merayakan gelar juara dunia di MotoGP Jepang, seperti tahun 2014 dan 2016.

Marc Marquez bisa mewujudkan harapan itu jika berhasil meraih podium pertama MotoGP Jepang pada balapan akhir pekan ini di sirkuit Motegi, Minggu.

Tetapi, meskipun mendapatkan dukungan dari penonton dan pabrikan, bukanlah hal yang mudah bagi Marc Marquez untuk memenangkan MotoGP Jepang, akhir pekan ini..

Balapan akan berlangsung Minggu, pukul 12.00 WIB siang, dan seperti biasa, akan disiarkan langsung di Trans7.

Asal tahu saja, Sirkuit Twin Ring Motegi ini, Marc Marquez baru sekali juara, tahun 2014, setahun sejak ia terjun ke seri utama.

Baca: MotoGP Jepang - Marc Marquez Berpeluang Cetak Hat-trick di Motegi: Kalau Saya Kalah Jangan Panik!

Baca: LIVE STREAMING MotoGP Jepang di Trans7 - Nasib Jorge Lorenzo, Kabar Baik Ditimpa Kabar Buruk

Baca: MotoGP Jepang - Valentino Rossi: Jika Kuat di Motegi, Kami Akan Kompetitif pada Tiga Seri Berikutnya

Baca: MotoGP Jepang - Ternyata Ini Rahasia Valentino Rossi dan Vinales: Mestinya Kami Coba Sejak Lama

Pada tahun yang sama, Marquez bisa meraih juara dunia di Jepang karena ia memborong 10 seri berturut-turut sehingga tabungan poinnya hingga MotoGP Amerika di Sirkuit Indianapolis sudah 250 poin.

Sementara pada tahun 2016, Marquez bisa merayakan gelar juara di Motegi karena dua pebalap pesaing utamanya dari Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo terjatuh di sirkuit tersebut.

Marquez sendiri tidak mau tertekan target untuk juara di Motegi karena ia sangat hafal dengan karakter sirkuit stop-go ini.

Sirkuit sepanjang 4,8 kilometer ini memiliki 14 tikungan dengan trek lurus terpanjang 762 meter.

Sirkuit ini terkenal sulit bagi para pebalap karena dicirikan oleh serangkaian pengereman mendadak dan membutuhkan akselerasi yang berat dalam variasi tikungan pendek dan panjang.

Ducati sulit dikalahkan di sirkuit ini karena sudah lima kali juara, termasuk kemenangan Andrea Dovizioso tahun 2017 lalu.

Keunggulan motor pabrikan Italia ini adalah dalam pengereman, mereka bisa lebih cepat saat keluar dari tikungan. Dari 14 tikungan, hanya tiga tikungan patah.

Tidak heran jika Andrea Dovizioso sangat yakin bisa meraih gelar keduanya di sirkuit ini, seperti tahun 2017 lalu.

"Yang pasti motor kami, saya pikir, benar-benar bagus di sirkuit ini. Bukan hanya dalam mengendalikan ban, tetapi juga untuk akselerasi dan pengereman," kata Dovizioso dalam jumpa pers, Kamis.

Sementara itu, Marc Marquez berharap bisa mendapatkan waktu di sektor tengah karena aerodinamika Honda lebih baik.

Bagaimana dengan Yamaha? 

Maverick Vinales yang tampil mengagumkan di MotoGP Thailand, dua pekan lalu juga cukup yakin bisa bersaing di Motegi.

Vinales bersaing hingga akhir balapan dengan Marquez dan Dovizioso dan finis di posisi 3 di Buriram, tertinggal 0,270 detik saja.

Begitu juga Valentino Rossi hanya terpaut 1,5 detik saja di posisi keempat.

"Sebenarnya di Thailand kami mengalami peningkatan yang bagus dalam mengelola ban," kata Vinales.

"Kami memiliki fairing baru untuk dicoba di sini, mencoba untuk menjaga roda depan sedikit lebih turun. Saya pikir, apa yang kami lakukan di Thailand,  kami butuhkan di sini untuk memenangkan balapan."

Seperti diketahui, Yamaha sedikit memodifikasi chassisnya dengan memberi tekanan lebih pada ban belakang dibanding sebelumnya.

Upaya itu cukup berhasil karena cengkeraman ban menjadi lebih kuat dan membuat tenaga motor menjadi lebih baik.

Untuk menambah tekanan ke bawah itu, Yamaha memasang double fairing atau sayap ganda di lengannya, sedikit mirip dengan apa yang dilakukan Ducati sejak pertengahan musim 2017.

Karena itu, tentunya akan menjadi sulit bagi marc Marquez. Kehilangan satu pesaing,m Jorge Lorenzo, tetapi mendapat dua pesaing baru dari Yamaha.

Namun, seperti apa balapan Minggu nanti, akan terbaca pada latihan bebas yang akan dimulai pada Jumat pagi ini, pukul 07.30 WIB.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved