KPK Warning Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil soal Kasus Suap Meikarta. Ada Apa?

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan warning para Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terkait kasus suap izin Meikarta.

KPK Warning Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil soal Kasus Suap Meikarta. Ada Apa?
(Kompas.com/Wisnubrata)
Ridwan Kamil 

TRIBUNBATAM.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat suara terkait rencana Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang akan memanggil pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi dan pengembang Meikarta.

KPK mengingatkan agar Ridwan Kamil tidak melakukan tindakan yang menghambat proses hukum terkait kasus suap perizinan Meikarta yang dilakukan oleh Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin.

Baca: James Riady Terseret Suap Proyek Meikarta dan Kekayaan Ayahnya Rp 45 Triliun

Baca: Pernyataan Lippo Sehari Setelah OTT KPK Terkait Kasus Dugaan Suap Meikarta

Baca: Sepanjang Jumat Keramat, KPK OTT 14 Orang, Termasuk Anggota DPRD Kalimantan Tengah

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com pada Jumat (26/10/2018), imbauan itu disampaikan juru bicara KPK Febri Diansyah ketika menanggapi rencana Ridwan Kamil.

Sebelumnya, memang Ridwan Kamil telah memiliki rencana untuk memanggil pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi dan pengembang Meikarta.

Ridwan Kamil merencanakan hal tersebut untuk meminta kejelasan soal perkara perizinan proyek Meikarta.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengaku masih mencari waktu untuk melakukan pemanggilan.

Menanggapi hal tersebut, Febri mengingatkan Ridwan Kamil untuk tidak menghambat proses hukum yang dilakukan KPK.

Menurutnya, kemungkinan pihak-pihak yang dipanggil Ridwan Kamil itu merupakan saksi bagi KPK.

"Kami membaca informasi bahwa Gubernur Jabar berencana memanggil pihak Pemkab dan pihak Meikarta," ujar Febri melalui keterangan tertulis dikutip dari Kompas.com.

"Jika itu benar, kami ingatkan agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang berisiko menghambat penanganan perkara yang sedang dilakukan oleh KPK," tambahnya.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved