Sabtu, 16 Mei 2026

Ini Sosok Gustika Jusuf Hatta, Cucu Bung Hatta yang Kuliah di Inggris dan Aktif Dalam Gerakan PBB

Dalam akun Facebooknya, wanita 24 tahun ini mempelajari studi tentang perang di universitas bergengsi tersebut.

Tayang:
ist/facebook Gustika Jusuf Hatta
Gustika Jusuf Hatta, cucu Bung Hatta 

Selain aktif di organisasi kampus, Gustika Jusuf Hatta juga tercatat aktif dalam gerakan PBB untuk Indonesia.

Disebutkan dalam akun Facebooknya, ia aktif magang di Permanent Mission of The Republic of Indonesia to the United Nations.

Dalam akun Kompasiana, wanita yang akrab disapa Tika ini menulis bahwa ia tertarik pada beberapa isu kemanusiaan.

Tika menyebut dirinya tertarik mendalami isu gender, peran wanita dalam perang serta hukum perlindungan seni budaya dalam konflik bersenjata.

Kompasiana Gustika Jusuf Hatta, cucu Mohammad Hatta (Cetak layar Kompasiana Gustika Jusuf Hatta)
Kompasiana Gustika Jusuf Hatta, cucu Mohammad Hatta (Cetak layar Kompasiana Gustika Jusuf Hatta) ()

Sebagai anak muda, Gustika Jusuf Hatta juga aktif dalam berbagai media sosial.

Tercatat, Gustika Jusuf Hatta masih memiliki akun Facebook, Instagram dan Twitter yang aktif.

Dalam berbagai akunnya itu, Tika kerap mengunggah foto-fotonya bersama sang ibu, Halida Hatta.

Gustika Jusuf Hatta, cucu Mohammad Hatta dan ibunya, Halida Hatta (Cetak layar Facebook Gustika Jusuf Hatta)
Gustika Jusuf Hatta, cucu Mohammad Hatta dan ibunya, Halida Hatta (Cetak layar Facebook Gustika Jusuf Hatta) ()

Dikabarkan sebelumnya, Gustika Jusuf Hatta geram lantaran nama kakeknya disamakan dengan Sandiaga Uno

Gustika Jusuf Hatta kemudian membeberkan perbedaan antara sosok kakeknya dengan cawapres Sandiaga Uno yang maju di Pilpres 2019 mendampingi Capres Prabowo Subianto.

Kegeraman Gustika Jusuf Hatta itu diungkapkan melalui akun Twitternya @Gustika. 

Protes keras Gustika Jusuf Hatta itu disampaikan di postingan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Faldo Maldini di Twitter, Rabu (24/10/2018).

Di video postingan Faldo Maldini tersebut, tampak juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar bersama tiga rekannya, dr Irene, dr Gamal Albinsaid dan Pipin Sopian.

Di video itu, Dahnil Anzar memperkenalkan satu per satu dan menanyakan alasan mereka mengapa pasangan Prabowo-Sandi pantas dipilih menjadi presiden dan wakil presiden.

Pertama, Faldo Maldini yang mengatakan bahwa Prabowo-Sandi diyakininya bisa membawa Indonesia dari jongkok hingga berdiri.

Kemudian dr Irene yang menyukai kata-kata emak-emak dan kebijakannya yang mendukung program emak-emak.

Sumber: Surya
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved