Ini Sosok Gustika Jusuf Hatta, Cucu Bung Hatta yang Kuliah di Inggris dan Aktif Dalam Gerakan PBB
Dalam akun Facebooknya, wanita 24 tahun ini mempelajari studi tentang perang di universitas bergengsi tersebut.
Lalu Pipin yang mengatakan kalau Sandiaga rajin puasa Senin-Kamis.
Sedangkan Gamal mengatakan kalau keduanya merupakan dynamic duo yang bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi hari ini dan yang akan datang.
Kemudian, Dahnil Anzar menyebut Prabowo-Sandi ini seperti bagian baru dari model Bung Karno dan Bung Hatta.
"Pak Prabowo itu seperti kombinasi Bung Karno dan Jenderal Sudirman. Sedangkan Bang Sandi, itu adalah bagian baru dari Bung Hatta," tandasnya.
Pada video yang diposting oleh Faldo Maldini itulah, cucu Bung Hatta meradang dan menuliskan protesnya.
Cucu Bung Hatta itu mengatakan, kalau tidak kenal dengan Bung Hatta, tidak usah mengibaratkan sebagai Bung Hatta.
Gustika Jusuf Hatta pun mengaku gerah nama kakeknya itu selalu digadai-gadai jelang Pilpres demi kepentingan politik.
"tidak kenal dengan Bung Hatta tidak usah mengibaratkan sebagai Bung Hatta.
tidak elok menggunakan nama beliau (dan Eyang Karno) demi kepentingan politik.
I'm so done, setiap pilpres nama beliau digadai-gadai. it's getting old," cuitnya, Rabu (24/10/2018) malam.
Gustika Jusuf Hatta kemudian membeberkan perbedaan mencolok antara kakeknya dengan Sandiaga.
Sang cucu Bung Hatta itu mengatakan kalau kakeknya adalah sosok yang selalu memperbaharui pengetahuannya.
Bahkan kata dia, sampai saat ini majalah yang sering dibaca kakeknya itu masih ada di perpustakaan di rumah.
Sang kakek, kata dia, tidak Asbun (asal bunyi) seperti Sandiaga.
"also, my grandfather is the type of person who "updates" his knowledge daily.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/gustika-jusuf-hatta_20181031_121543.jpg)