BATAM TERKINI
Pipa Air Diameter 80 Cm Pecah Kena Paku Bumi, Petugas ATB Terus Berjibaku Lakukan Perbaikan
Sejumlah petugas ATB terus berusaha untuk memperbaiki kebocoran Pipa ATB di kawasan Batam Centre yang terkena alat berat dan mengakibatkan air mati.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah petugas ATB terus berusaha untuk memperbaiki kebocoran Pipa ATB di kawasan Batam Centre yang terkena alat berat sehingga mengakibatkan ribuan pelanggan ATB tak bisa mendapat suplai air bersih.
Pantauan Tribunbatam.id di lapangan, pekerja terlihat sedang memotong pipa yang pecah terasebut. Rencananya setelah pipa itu terpotong kemudian petugas melakukan penyambungan ulang.
Pipa yang akan dipotong tersebut terlihat cukup besar. Diameternya sekitar 80 cm. Pipa tersebut terbuat dari besi.
Kebocoran itu terjadi karena hantaman besi (tiang pancang) yang akan ditancapkan dalam pembangunan proyek PT Hansol untuk pembangunan proyek limbah.
Baca: Kejurnas BKC 2018 Resmi Dibuka, Diikuti 800 Atlet dengan 104 Kelas Pertandingan
Baca: VIDEO, Begini Kondisi Pipa ATB yang Bocor dan Sebabkan Aliran Air Ribuan Pelanggan Batam Centre Mati
Baca: Guru Terisak Saat Bacakan Surat Terakhir Sarah Boru Nainggolan. Ditulis Sehari Sebelum Dibunuh
Baca: Turis Asal Rusia Tidur di Kuburan Karena Kehabisan Uang. Warga Sempat Mengira Pencuri Ternak
Beberapa pekerja terlihat sangat sibuk memotong pipa besi dengan menggunakan gerinda. Agar perbaikan berjalan lancar, volume air terlihat diperkecil.
Sejauh ini, pemotongan pipa masih terus berlangsung. Sementara itu petugas yang lain juga terlihat mempersiapkan pipa yang akan disambung.
Sebelumnya, pihak ATB telah menjelaskan jika gangguan air di sejumlah wilayah Batam Centre terjadi akibat kebocoran pipa distribusi ATB akibat pekerjaan Pilling Project Pump Station Limbah PT Hansol di depan Cafe Kongkow Batam Centre menghantam pipa ATB berdiameter 800 mm.
"Sangat disayangkan pekerjaan yang tidak profesional tanpa koordinasi dengan kami (ATB-red) bahwa ada aktifitas penggalian yang mengakibatkan pipa distribusi ATB bocor. Ini pipa distribusi utama, kebocoran ini mengakibatkan ribuan pelanggan ATB akan terdampak tidak mendapatkan suplai air ATB sementara waktu," jelas Maria Jacobus, Head Of Corporate Secretary ATB.
Kebocoran pipa yang terjadi mengakibatkan suplai air ke pelanggan ATB jadi terganggu. Suplai air harus dihentikan sementara waktu, agar pekerjaan erbaikan bisa dilakukan dengan maksimal.
Tim teknis ATB langsung berkoordinasi dengan pihak PT Hansol di lapangan untuk proses penanganan perbaikan kebocoran. Estimasi waktu perbaikan diperkirakan selesai hingga pukul 24.00 WIB.
"Pekerjaan perbaikan cukup rumit, mengingat kondisi tanah yang labil dan tanah longsor untuk pekerjaan pipa besar. Pipa yang mengalami kebocoran juga berada di kedalaman tiga meter. Tim teknis ATB membutuhkan waktu sekitar 10 jam memperbaiki kebocoran pipa," ujar Maria.
Kebocoran pipa yang terjadi akhir-akhir ini dari dampak terkena alat berat tentunya tidak diharapkan. Selain dari sisi ATB berupa air yang terbuang jadi sia-sia, ribuan pelanggan mengalami kesulitan dengan tidak mendapatkan aliran air.
"ATB tentunya mengalami kerugian dengan air yang terbuang per kubiknya, apalagi pelanggan yang terkena dampak jumlahnya cukup banyak. Padahal ATB selalu berupaya agar suplai air bisa mengalir dengan handal," tutur Maria.
Sementara itu, pelanggan ATB yang terkena dampak khususnya pelanggan yang mendapat suplai air dari jalur tersebut cukup banyak. Sekitar puluhan ribu pelanggan dipastikan terkena dampak tidak mendapatkan suplai air.
Adapun daerah-daerah terdampak seperti Kepri Mall, Hotel Radison, Perumahan Sukajadi, Central Sukajadi, Anggrek Mas 1,2 dan 3, Polresta Barelang, Baloi Ditpam, Casablanca, Balai Kanaan, Palm Spring, Rosedale.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/perbaikan-pipa-atb-bocor-di-depan-kongkow-cafe.jpg)