Kusumo, Legenda "Lovebird" yang Sempat Ditawar Rp 2,2 Miliar tapi Mati itu Akan Diawetkan

Kusumo, lovebird legendaris milik Sigit, warga Desa Jambakan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang mati tak lama setelah dimandikan itu

Kusumo, Legenda
Akun Youtube Brandy Watch Channel
Burung Lovebird Kusumo 

TRIBUNBATAM.id - Kusumo, lovebird legendaris milik Sigit, warga Desa Jambakan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang mati tak lama setelah dimandikan itu diawetkan.

Proses pengawetan Kusumo sebagai wujud penghormatan terakhir Sigit untuk mengenang kematian burung miliknya yang pernah ditawar oleh seseorang dengan harga Rp 2,2 miliar.

Baca: Burung Lovebird Kusumo yang Pernah Ditawar 2 Miliar Mati, Begini Kata sang Pemilik

Baca: Soal Penghapusan Pajak Sepeda Motor, Wapres Kalla Nilai Janji PKS Tak Realistis

Baca: Soal Video Ariel NOAH Menyeka Air Mata saat Nyanyikan Lagu Dara : Itu Bukan Air Mata untuk Luna Maya

Sigit mengatakan, proses pengawetan Kusumo dilakukan oleh tim ahli dari Kebun Binatang Gembira Loka di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Proses pengawetan dilakukan tim dari Kebun Binatang Gembira Loka. Saat ini masih proses pengawetan di sana. Setelah (proses pengawetan) selesai, Kusumo akan saya bawa pulang," ungkap Sigit seperti dilansir Tribunbatam.id dari Kompas.com.

Sigit mengatakan, saat masih hidup burung miliknya itu memiliki banyak keistimewaan.

Selain selalu meraih juara I lomba burung hingga ratusan kali di tingkat regional maupun nasional.

Kusumo memiliki durasi 'ngekek' yang cukup lama dan panjang. Sekali ngekek durasinya rata-rata bisa mencapai 1,5 menit.

Saking banyaknya, Sigit mengaku sampai tidak bisa menghitung berapa kali Kusumo itu ngekek.

"Kusumo sudah lebih dari 400 kali juara di berbagai event regional maupun nasional," jelas dia.

Sigit mengungkapkan, ia memelihara Kusumo sejak burung itu masih kecil. Ia membeli anakan lovebird itu dari Pasar Wedi seharga Rp 850.000.

Halaman
12
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved