Setelah Jalur Padang Bukittinggi, Jalur Padang-Solok Juga Tertimbun Longsor
Setelah jalur Padang Bukittinggi terputus akibat ambrolnya jembatan di wilayah Kayu Tanam, kini jalur utama Padang-Solok juga terputus akibat longsor
Kepala Balai Jalan Nasional Wilayah III, Aidil Fikri mengatakan bahwa pihaknya, akan segera membangun jembatan darurat sebagai pengganti jembatan Kalu yang putus akibat dihantam luapan air sungai.
"Secepatnya kami bagun. Saat ini kami tengah membersihkan lokasi pembangunan jalan darurat. Kalau selesai hari ini, langsung dibangun, karena ini darurat," kata Aidil Fikri.
Kendati demikian, Aidil Fikri menyebutkan bahwa kapasitas jembatannya, hanya untuk kendaraan dengan berat maksimal 2 ton.
Sedangkan berat kendaraan di atas 2 ton, di arahkan melewati jalur alternatif Malalak.
Selain Malalak, jalur lainnya bisa dilewati pengendara adalah melalui jalur Maninjau, Lubuk Basung terus ke Pariaman.
Di samping membangun jembatan darurat secepatnya, Balai Jalan Nasional Wilayah III juga akan segera membuat desain jembatan baru untuk diajukan ke Dirjen Bina Marga Kementetian PUPR, termasuk pengajuan anggaran untuk pembangunannya.
"Setelah disetujui Dirjen, barulah dilakukan pelelangan cepat sampai menunggu proses penunjukkan langsung terkait siapa yang akan membangun jembatan tersebut, karena putusnya jembatan Kalu yang menghubungkan jalan Nasional tersebut, disebabkan oleh bencana alam," pungkas Aidl.
Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul BREAKING NEWS: Longsor di Sitinjau Lauik, Jalan Padang-Solok Putus Total, http://pekanbaru.tribunnews.com/2018/12/12/breaking-news-longsor-di-sitinjau-lauik-jalan-padang-solok-putus-total?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/longsor-padang-solok.jpg)