Bocah Tewas Terseret Banjir di Tanjungpinang, Tiba di RSUD Sang Ibu Menangis Lihat Jenazah Anaknya

Tangisnya langsung pecah ketika melihat jenazah anaknya. Selama proses observasi jenazah, ibunya tidak pernah berhenti menangis

Bocah Tewas Terseret Banjir di Tanjungpinang, Tiba di RSUD Sang Ibu Menangis Lihat Jenazah Anaknya
TRIBUNBATAM.id/Thomm
Jenazah bocah yang jatuh dari sepeda motor lalu terseret air dan ditemukan meninggal dilarikan ke RSUD Kota Tanjunginang, Jumat (18/1/2019) pagi. 

Namun, ketika sepeda motornya sampai di genangan air paling tinggi, wanita ini tampak memutar haluan.

Serentak anak berusia 9 tahun tersebut terjatuh lalu terseret ke parit di pinggir jalan.

Sang ibu hanya bisa menyelematkan anaknya yang berusia 2 tahun itu. Sedangkan anaknya yang berusia 9 tahun tak bisa ditolongnya.

"Anaknya langsung hilang. Kami warga pun langsung mencarinya," cerita Ipan.

Pencarian berlangsung sekitar satu jam. Warga mengira anak tersebut sudah terseret jauh ke arah laut.

Namun, tak lama berselang, ada warga melihat anak itu tersangkut di bawah jembatan kecil, tak jauh dari lokasi mereka terjatuh. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi tertelungkup.

"Anaknya pikul tas. Tasnya itu yang tersangkut di besi yang memalang di atas parit. Kayanya anak itu sudah meninggal," ujar Ipan.

Kakan Satpol Kota Tanjungpinang Effendy pun membenarkan ada anak terseret di persimpangan Anggrek Merah Kilometer 4. Anggota Satpol PP sempat dikerahkan untuk mencari anak tersebut.

"Anaknya sudah ditemukan dalam keadaan meninggal," ujar Effendy

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved