Menpora Imam Nahrawi Penuhi Panggilan KPK

Menpora Imam Nahrawi Penuhi Panggilan KPK, Iman tidak sendiri, ia ditemani Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, kedua orang ini terlihat santai

Menpora Imam Nahrawi Penuhi Panggilan KPK
tribunnews.com
Imam Nahrawi 

TRIBUNBATAM.id - Penuhi Panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menpora Imam Nahrawi tiba di kantor KPK, Kamis (24/1/2019) 10.12 WIB.

Imam diperiksa terkait kasus penyaluran bantuan dari pemerintah melalui Kemenpora kepada KONI tahun anggaran 2018.

Iman tidak sendiri, ia ditemani Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, kedua orang ini terlihat santai ketika masuk kegedung KPK.

"Saya harus memenuhi panggilan untuk menjadi saksi. Kemarin sore saya dapat surat. Nanti akan saya sampaikan," ujar Imam di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Sembari terus berjalan menuju dalam gedung, ketika ditanya terkait penyitaan sejumlah dokumen proposal di ruang kerjanya, Imam menjawab bakal mendengarkan apa yang akan disampaikan KPK.

"Ya nanti saya akan mendengar apa yang akan disampaikan oleh KPK. Saya belum tahu, nanti akan saya ikuti proses yang ada di dalam," ucapnya di ujung pintu masuk gedung KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menerangkan, hari ini Imam akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ending Fuad Hamidy (EFH) selaku Sekjen KONI.

Geledah Ruang Menteri hingga Uang Rp 7 Miliar. Simak 7 Fakta Kasus Dugaan Suap Dana Hibah Kemenpora

Terkait OTT Suap Rp 7 Miliar, Kantor Kemenpora Digeledah KPK, Ini Tanggapan Menpora Imam Nahrawi

Namanya Disebut KPK Terkait Suap Rp 7 Miliar, Menpora: Jangan Membentuk Opini di Luar Pemeriksaan

5 Pejabat Kemenpora Kena OTT KPK, Begini Kelanjutan Persiapan SEA Games 2019

"Menpora hari ini diagendakan pemeriksaannya sebagi saksi untuk tersangka EFH," kata febri.

KPK terus menelisik adanya dugaan keterlibatan Imam Nahrawi kasus korupsi penyaluran bantuan dari pemerintah melalui Kemenpora kepada KONI tahun anggaran 2018.

Hal itu menyikapi penyitaan sejumlah dokumen dan proposal hibah yang diduga berkaitan dengan kasus korupsi dana hibah dari ruangan kerja Imam Nahrawi saat penggeledahan oleh penyidik KPK.

Dimana, dokumen dan proposal hibah itu diduga berkaitan dengan kasus korupsi dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) tersebut.

Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan lima orang tersangka.

Kelima tersangka berasal dari Kemenpora dan KONI, yakni Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy dan Bendahara Umum KONI Jhonny E. Awuy ‎selaku tersangka pemberi suap.

Kemudian Deputi IV Kemenpora Mulyana, Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenpora, Adhi Purnomo, dan staf Kemenpora Eko Triyanto selaku tersangka penerima suap.

Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved