Jadwal Cap Go Meh 2019 di Singkawang, Ada Pagoda dari 1 Ton Kue Keranjang

Jadwal Cap Go Meh 2019 di Singkawang berbeda dengan tahun sebelumnya karena ada Pagoda dari 1 ton kue keranjang.

KOMPAS.COM/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Seorang wisatawan memberanikan diri berselfie ditengah parade tatung di Cap Go Meh Singkawang, Sabtu (11/2/2017) 

- 14-19 Februari, Pekan Promosi dan Kuliner.

- 17 Februari, Ritual naga buka mata.

- 17-19 Februari, Kunjungan naga dibeberapa tempat.

- 19 Februari, Atraksi naga dan festival barongsai.

- 20 Februari, Ritual naga tutup mata.

- 20 Februari, Pukul 17.00 ritual pembakaran naga di Makam Yayasan Bhakti Suci, Kubu Raya.

Para pemain Barongsai melakukan atraksi saat perayaan Cap Go Meh 2569 di Jalan Gajahmada, Pontianak, Jumat (2/3/2018). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / Adelbertus Cahyono)

 Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menuturkan, perayaan Cap Go Meh (CGM) di Kota Singkawang, setiap tahun selalu dimeriahkan dengan pawai karnaval tatung, replika naga, dan barongsai, serta pagelaran multietnis yang diikuti oleh seluruh paguyuban yang ada di Kota Singkawang.

Perayaan Cap Go Meh menunjukkan bukan saja pelestarian budaya di Kota Singkawang, tetapi juga sebagai simbol toleransi dan pembauran antar etnis yang harmonis.

 
"Dengan multietnis tersebut, membawa dampak positif bagi peningkatan pendapatan masyarakat setempat. Terutama pelaku usaha perhotelan, restoran, pengelola rumah makan dan pengelola objek wisata," katanya, Senin (21/1/2019).

Setiap tahun menjelang Festival Imlek dan Cap Go Meh, Singkawang akan dikunjungi banyak wisatawan.

Baik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menyaksikan event tahunan ini.

"Terlebih Festival Imlek dan Cap Go Meh sudah mendunia serta mendapatkan pengakuan dari UNESCO," tuturnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunpontianak dan Tribunjatim.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved