Terciduk, Lima Remaja di Batam Pakai Motor Bodong, Ketahuan Saat Razia Cipkon

Lima unit motor tanpa kelengkapan dokumen terciduk dalam razia Cipta Kondisi yang dilakukan Polsek Sagulung, Kota Batam, Minggu (17/2/2019) dini hari.

Terciduk, Lima Remaja di Batam Pakai Motor Bodong, Ketahuan Saat Razia Cipkon
TRIBUNBATAM.id/Ian Pertanian
Polisi amankan lima motor tanpa dokumen lengkap dalam Razia Cipta Kondisi di Wilayah Hukum Polsek Sagulung, Kota Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Lima unit motor tanpa kelengkapan dokumen terciduk dalam razia Cipta Kondisi yang dilakukan Polsek Sagulung, Kota Batam, Minggu (17/2/2019) dini hari.

Kemudian kelima motor dan Pemiliknya di gelandang ke Mapolsek Sagulung untuk dimintai ketrangan.

"Pengendara dan motornya kita bawa ke Polsek Sagulung, ini kita lakukan untuk mengantisipasi tindakan kriminalitas curanmor di wilayah hukum Polsek Sagulung," kata Kapolsek Sagulung Akp Dwihatmoko.

Dalam giat Cipkon yang dilakukan sasaran utama adalah melakukan pembubaran anak-anak yang masih nongkrong di atas pukul 00.00WIB.

"Ada beberapa wilayah yang selama ini banyak laporan warga, bahwa anak -anak sering nongkrong sampai larut malam, yakni Simpang Nato, kabling Seroja, kavling Flanboyan, Sei Binti dan Tunas Regency,"kata Dwihatmoko.

Nagita Slavina Hapal JUZ 30, Suami Zaskia Sungkar Tantang istri Raffi Ahmad di Kan Kan Challange

Razia Cipkon, Polisi Bubarkan Remaja Nongkrok di Makam Pahlawan

Hasil Gelar Kegiatan Cipkon Polsek Sekupang, 4 Unit Motor dan 2 Pria Tak Miliki KTP Diamankan

Saat Cipkon dilaksanakan banyak ditemukan anak anak usia sekolah yang masih nongkrong di atas pukul 00.00 Wib.

"Kita sangat prihatin, pasalnya anak anak tersebut belum pulang ke rumah sudah larut malam, apakah orangtuanya tidak mencari,"kata Dwihatmoko.

Dia juga menghimbau kepada orangtua di wilayah hukum Polsek Sagulung, agar memperhatikan anak anak nya.

"Jika nanti anak tersebut terlibat tindakan kriminalitas kita akan tindak," kata Dwihatmoko.

Selama ini kata Dwihatmoko Polsek Sagulung, banyak menerima laporan dari warga bahwa anak anak di Sagulung sering nongkrong sampai larut malam, terlebih di warung internet yang ada di Sagulung.

Untuk orangtua yang anaknya masih usia sekolah agar diberikan perhatian lebih oleh orangtua.

"Selama ini sudah ada beberapa kasus Curaor yang kita tangani, pelakunya dibawah umur, bahkan ada yang maaih sekolah, kami yakin anak tersebut hanya korban ikut ikutan. Hal itu terjadi karena kurangnya perhatian orangtua,"Dwihatmoko. (Ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved