Mengenal Lebih Dekat SAT-81, Pasukan 'Siluman' Kepunyaan Kopassus
Reputasi dan kemampuannya pun diakui dunia dan tentara asing dari negara lain.
TRIBUNBATAM.id - TNI AD memiliki satuan elite yang dikenal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) nama pasukan ini sudah mendunia.
Reputasi dan kemampuannya pun diakui dunia dan tentara asing dari negara lain.
Namun dibalik kekuatan dan kehebatan Kopassus, ada lagi pasukan yang dirahasiakan keberadaannya oleh Kopassus.
Kopassus saja secara informasi tidak diketahui jumlah pasukannya, pasukan satu ini disebut satuan 'siluman' yang lahirkan kembali oleh Kopassus.
Satuan itu bernama Sat-81 Kopassus.
Sempat beredar pula kabar pasukan elite Satgultor/Sat 81 milik Kopassus diterjunkan untuk memburu pelaku pembantaian pekerja Trans Papua di Nduga.
• Tak Perlu Capture, Begini Cara Mudah Simpan Status WhatsApp Gebetan
• Piala Presiden - Jadwal & Link Live Streaming Perseru Serui vs Persebaya, Sabtu (2/3) Live Indosiar
• Natasha Wilona Ungkap Status Hubungannya dengan Verrell Bramasta : Kita baik-baik aja!
• Siap-siap Super Worm Moon dan Ekuinoks Bakal Hiasi Langit Bulan Maret, Catet Tanggalnya
Namun, Kepala Penerangan Kopassus Letnan Kolonel Denden Sumarlin membantah kabar tersebut.
Sampai saat ini pasukan elite bentukan Luhut Panjaitan dan Prabowo pada 1981 itu belum ada indikasi akan dikerahkan untuk memburu anggota kelompok kriminal bersenjata pimpinan Egianus Kogoya.
"Tidak ada (yang diterjunkan ke Papua), sampai saat ini Sat-81 tidak ada gerekan dari Jakarta ke Papua," ujar Denden saat dikonfirmasi TribunJakarta.com pada Senin (10/12/2018).
Sebelumnya, seorang sumber menjelaskan Presiden Joko Widodo memerintahkan Kopassus untuk menerjunkan pasukannya memburu KKB.
Anak buah Egianus Kogoya mengakui bertanggungjawab atas pembunuhan puluhan pekerja jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, pada Minggu (2/12/2018) lalu.
"Diturunkan atas komando pusat dari bapak presiden, nanti dari Sat81 dikirim ke sana, jam 10 terbang ke sana langsung," sebut sumber dalam sebuah pesan WhatsApp yang diterima GridHot.ID pada Selasa (4/12/2018).
Sekadar informasi, sasaran penindakan Satgultor 81 adalah obyek atau kasus yang masuk kategori strategis terpilih.
Satgultor dilatih untuk bergerak dalam unit kecil, dengan durasi sangat cepat, bukan lagi dalam hitungan jam, tapi menit.
Oleh karenanya personel Sat 81 baru diturunkan, bila ada ancaman yang bersifat kompleks dengan skala kesulitan terbilang tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kopassus-si-baret-merah.jpg)