Kamis, 30 April 2026

TANJUNGPINANG TERKINI

Karantina Lepaskan Komoditas Ekspor Karet, Ekspor Hingga ke Negara Eropa, Ini Nilainya

"Data ekspor karet pada 2018 tercatat 14.901.405 kilogram dengan nilai Rp 268,3 miliar," sebut Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian

Tayang:
Penulis: Thom Limahekin |
TRIBUNBATAM.id/THOM LIMAHEKIN
Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian saat pelepasan ekspor komoditas pertanian dalam program 'Agro Gemilang': Ayo Galakkan Ekspor Generasi Milenial Bangsa. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGINANG - Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian menggelar pelepasan ekspor komoditas pertanian dalam program 'Agro Gemilang': Ayo Galakkan Ekspor Generasi Milenial Bangsa.

Proses pelepasan tersebut berlangsung di Kantor Balai Karantina Kelas II Tanjungpinang wilayah kerja Bandara Raja Haji Fisabilillah, Jumat (8/3/2019) pagi.

Komoditas yang diekspornya adalah karet (hevea brasiliensis).

Karet merupakan satu komoditas pertanian di Tanjungpinang yang memiliki nilai ekspor cukup tinggi.

"Data ekspor karet pada 2018 tercatat 14.901.405 kilogram dengan nilai Rp 268,3 miliar," sebut Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian didampingi Donny Muksydayan, Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang.

9 Fakta Temuan Mayat di Ruko Lotus Batam, Gamaliel Kunci Kamar dan Sempat Main Futsal

Ini Cara Polsek Tanjungpinang Barat Perangi Hoaks Pemilu

Aktor Lee Jong Suk Dikabarkan Menandatangani Dokumen Wajib Militer Di Parkir Bawah Tanah, Kok Bisa?

Fakta-fakta Tol Trans Sumatera Diresmikan Jokowi, Bakauheni-Palembang Cuma 6 Jam, Biasanya 12 Jam

Komoditas tersebut akan diekspor oleh PT Pulau Bintan Djaya dengan tujuan Amerika, Korea, Kanada, Cina dan Italia.

Jumlahnya mencapai 1.048.880 kilogram dengan nilai 1.379.424,26 dollar Amerika atau setara dengan Rp 19 miliar.

Ali menegaskan, selain karet lempengan, Karantina Tanjungpinang juga melakukan sertifikasi untuk ekspor babi potong dari hasil peternakan PT Indo Tirta Suaka yang berlokasi di pulau Bintan. Tujuan ekspornya adalah Singapura.

"Ada 2.505 ekor dengan nilai Rp 8 miliar. Pada 2018, ekspor babi dari pulau Bintan ke Singapura berjumlah 270.832 ekor dengan nilai Rp 866,7 miliar.

Selain itu, ada juga ekspor komoditas arang ke Malaysia dengan nilai Rp 127 juta untuk sekali pengiriman sebanyak 8,5 ton," sebut Ali.

Dia menegaskan lagi, sertifikasi komoditas ekspor tersebut akan menjamin komoditas pertanian tersebut agar aman dan bebas dari OPT atsu OPTK maupun HPHK sebagai persyaratan lalu lintas media pembawa yang dikehendaki negara tujuan.

Menurut Ali, di Kepri, komoditas ekspor, misalnya sayur dan buah-buahan baru mampu menyuplai kebutuhan di pulau Batam.

Kepri yang bersebelahan dengan Singapura pasti akan lebih memudahkan dalam hal penjualan ke Singapura yang tidak menghasilkan produk pertanian.

"Ke depan ini akan menjadi terobosan kita agar petani kita semakin sejahtera dalam upaya meningkatkan ekspor pertanian," ungkap Ali.

Lagi 73 Nama WNA dalam DPT Pemilu 2019 Dicoret KPU, WNA di Coret Berasal dari 25 Negara 

LOKER BATAM HARI INI - Dua Info Lowongan Kerja Terbaru di Batam, Trainer Hingga Mekanik Alat Berat

MOTOGP QATAR- Jadwal FP 1 Hari Ini Jam 17.50 WIB Lorenzo & Valentino Rossi Minta Jadwal Lomba Diubah

Seorang Ibu Terobos Paspampres, Bersimpuh, Menangis Lalu Pingsan Depan Jokowi saat Resmikan Tol

Kementerian Pertanian siap melakukan pendampingan kepada petani dan calon eksportir, khusus untuk generasi millennial agar dapat ikut andil dalam meningkatkan eksportasi ekspor pertanian.

Pendampingan ini akan dilakukan melalui pembinaan untuk kelompok tani atau calon pendukung bantuan teknis cara penggabungan petani di lapangan saat budidaya pembinaan saat proses ekspor dengan penerapan sanitasi dan kebersihan pengolahan di area.(tom)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved